RiderTua.com – Fortuner sudah hadir selama lebih dari 22 tahun di pasar global, dengan model generasi yang sekarang dijual 11 tahun lamanya. Jelas ini menjadi waktu yang tepat baginya untuk membuat model generasi ketiganya, walau belum ada konfirmasi kapan modelnya mulai dijual di pasar.
βΆDaftar Isi
All New Fortuner Jadi Andalan Barunya di Segmen SUV Ladder Frame?
Toyota Fortuner menjadi model SUV ladder frame yang cukup laris terjual di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Memang belakangan ini penjualannya turun drastis akibat penurunan peminat mobil diesel, tapi setidaknya mereka masih bisa menghadirkan modelnya disini. Terlebih Fortuner sudah menjadi salah satu andalannya di pasar SUV dengan performa penjualan yang cukup memuaskan selama beberapa tahun.

Terakhir modelnya mendapat penyegaran berupa facelift yang membuatnya tampil seperti model Fortuner Legender di luar negeri. Tapi itu saja masih belum cukup mengingat model generasi keduanya ini sudah dijual sejak tahun 2015, artinya sudah lebih dari satu dekade sejak modelnya dijual di pasar roda empat. Sudah seharusnya Toyota Fortuner mendapat model all new setelah sekian lama dijual, dan inilah yang akan dilakukannya.
Beberapa waktu lalu, beredar sejumlah spyshot yang memperlihatkan sosok mobil misterius yang diduga kuat sebagai All New Fortuner, terlihat jelas dari desain bodinya yang bongsor. Nantinya Fortuner nggak memakai platform IMV, melainkan TNGA-F, dan platform ini sudah dipakaikan pada sejumlah model seperti All New Hilux. Sepertinya ini akan menandai berakhirnya platform IMV setelah sekian lama, meski Kijang Innova Reborn masih tetap diproduksi sampai sekarang.

Ada Varian BEV?
Karena Hilux kini punya versi listrik, artinya jelas kalau Fortuner juga bisa kebagian varian ramah lingkungan yang satu ini. Hanya saja Toyota bakal memakaikan mesin hybrid untuk Fortuner nantinya, tapi ini baru sekedar rumor, mengingat konfigurasi HEV yang dipakainya bisa saja berbeda dengan Kijang Innova Zenix HEV. Mereka harus melakukan penyesuaian pada teknologi hybrid dan sasis ladder frame pada SUV bongsornya tersebut.
Entah apa Toyota Fortuner masih bisa dipakaikan penggerak listrik layaknya All New Hilux, walau sama-sama memakai platform TNGA-F. Mungkin mereka juga harus melakukan hal serupa seperti versi hibridanya, yaitu penyesuaian penggerak listriknya agar pas dengan bodinya yang lebih bongsor ketimbang Hilux. Biasanya kalau mobil segeda Fortuner membutuhkan tenaga lebih besar lagi agar kuat dibawa kemana saja menerobos berbagai medan jalan yang beragam.

Tampil Beda
Fortuner generasi ketiga sekilas punya desain lampu depan yang lebih tipis, dan desain fascia depannya secara keseluruhan kini dibuat lebih modern dan sporty. Grille depannya juga diubah, dan sepertinya Toyota bakal membuatnya lebih besar ketimbang model yang sekarang. Bagian belakangnya juga bersolek, dan kemungkinan modelnya bakal mengusung desain lampu belakang yang dibuat memanjang, serta emblem Fortuner untuk mempertegas tampilan sporty-nya.
Bagian dalam kabin juga dibuat modern dengan dua layar masing-masing berukuran 12,3 inci sebagai panel instrumen dan headunit. Namun soal fiturnya masih belum jelas, walau ada kemungkinan fiturnya bakal dibuat lebih canggih dari model generasi keduanya, atau bahkan ditambah yang baru. Toyota Safety Sense (TSS) mungkin juga ikut mendapat sejumlah penyesuaian agar fitur keselamatannya lebih lengkap lagi, atau paling tidak di-upgrade.

Karena Fortuner anyar ini terlihat berkeliaran di India, bisa jadi mereka menghadirkannya di sana lebih dulu sebelum dijual di negara lainnya. Memang ini terdengar cukup menarik, mengingat sejumlah produsen otomotif belakangan ini melakukan sejumlah pengembangan mobil barunya disana, mengingat peminatnya cukup banyak. Tapi bukan berarti modelnya hanya dijual di India saja, bahkan sudah ada satu model yang dijual Toyota di Indonesia yang diimpor dari sana, yaitu Urban Cruiser EV.
Dengan ketatnya persaingan di pasarnya, tentu tidak mengherankan kenapa Toyota ingin merombak total Fortuner. Tapi belum jelas kapan modelnya diluncurkan, apa sekitar akhir 2026 atau awal 2027.












