Home Otomotif Harga Toyota Hilux BEV Tembus Rp 1 Miliar, Jadi Pikap Termahal?

    Harga Toyota Hilux BEV Tembus Rp 1 Miliar, Jadi Pikap Termahal?

    Toyota Hilux BEV 2026 Europe Newsroom
    Toyota Hilux BEV 2026

    RiderTua.com – Toyota sudah membawa Hilux generasi terbaru ke Indonesia, termasuk versi listrik murninya. Hanya saja harganya malah tembus Rp 1 miliar, dan ini membuat banyak orang penasaran kenapa banderolnya bisa jauh lebih mahal dari model sekelasnya.

    β–ΆDaftar Isi

    Hilux BEV Dibanderol Lebih Dari Rp 1 Miliar

    Toyota Hilux sudah dikenal sebagai salah satu mobil pikap ternama di seluruh dunia karena cukup andal di berbagai medan. Apalagi di Indonesia, baik model single maupun double cabin menjadi incaran banyak orang, baik konsumen yang mencari modelnya sebagai kendaraan pribadi atau dijadikan sebagai kendaraan operasional perusahaan. Biasanya model 4×4 lebih diandalkan di medan off-road karena ketangguhannya.

    Toyota Hilux 2026 Global
    Toyota Hilux 2026

    Karena peminatnya masih banyak, mereka membawa model generasi terbaru Hilux sejak beberapa minggu lalu, dan modelnya langsung diterima dengan baik. Namun ada yang janggal dari All New Hilux, karena salah satu modelnya dijual sebagai mobil listrik, itupun modelnya dibanderol lebih dari Rp 1 miliar. Ini membuatnya menjadi mobil pikap d-cab paling mahal yang dijual di Indonesia, itupun kalau Tesla Cybertruck tidak dihitung karena didatangkan oleh importir umum.

    Memang ini aneh bagi sebagian orang, karena seharusnya mobil seperti Toyota Hilux seharusnya tidak dibanderol semahal itu. Sebagai perbandingan, Hilux versi mesin diesel hanya dipatok Rp 460 jutaan saja, jadi selisihnya nyaris tembus Rp 600 jutaan, terlalu jauh untuk model seperti ini. Walau harganya yang mahal bukan menjadi sesuatu yang mengejutkan karena Hilux masih diimpor CBU dari Thailand dan tidak dirakit lokal seperti mobil Toyota lainnya.

    Toyota Hilux 2026 All New Global
    Toyota Hilux 2026

    Harga Baterai?

    Toyota menyebut harga Hilux BEV yang mahal ini karena teknologi yang diusungnya, dari motor sampai baterai menjadi komponen yang membuatnya jauh lebih mahal ketimbang versi diesel-nya. Biasanya harga baterai selalu menjadi biang kerok mahalnya harga mobil listrik di pasarnya, dan ini bukan sesuatu yang menghebohkan lagi bagi banyak orang. Inilah mengapa produsen berusaha merakit baterainya sekalian agar harganya bisa ditekan lebih jauh.

    Untuk sekarang Toyota sepertinya belum bisa merakit baterainya, itupun kalau modelnya dirakit lokal sekalipun masih belum memungkinkan. Meski Hilux cukup populer di pasar pikap d-cab, kalau permintaannya belum sebanyak model lainnya tentu potensi produksi di Indonesia masih belum ada. Sehingga mereka memilih untuk mendatangkannya dari negara tetangga dalam bentuk CBU, tidak peduli modelnya berupa BEV, diesel, atau bensin.

    Toyota Hilux 2026 Europe Newsroom
    Toyota Hilux 2026

    Model Anyar

    Toyota mengaku alasannya menghadirkan mobil barunya ini setelah melihat tingginya permintaan konsumen di pasarnya. Karena banyak orang yang menanyakan soal model terbarunya, mereka langsung membawanya ke sini, termasuk membawa pilihan ramah lingkungan kalau ada yang berminat. Meski dibanderol Rp 1 miliar sekalipun, tentu ada konsumen yang mencari pikap listrik seperti Hilux di Indonesia, walau mungkin jumlahnya belum sebanyak model bermesin diesel-nya.

    Tapi itu bukan menjadi masalah baginya, asalkan mereka bisa menawarkan lebih banyak pilihan bagi konsumen di segmen pikap. Model yang ditawarkannya ini juga menjadi yang pertama di Indonesia karena sejauh ini belum ada model serupa yang ditawarkan. Bahkan merek asal China belum menjual satupun pikap ramah lingkungannya, padahal BYD dan Chery sudah punya model untuk menjadi modalnya melawan Hilux BEV.

    Chery Stockman Australia
    Chery Stockman

    Model tersebut tidak lain adalah BYD Shark dan Chery Stockman, dan keduanya sudah dijual di negara tetangga sejak beberapa tahun lalu. Namun di Thailand, model Shark 5 batal dijual karena dianggap punya potensi jauh lebih kecil ketimbang mobil penumpang BYD lainnya. Sementara Chery belum ada konfirmasi sejauh ini, mengingat mereka baru berjualan hatchback pertamanya sejak bulan Mei lalu.

    Jadi untuk sekarang Toyota Hilux masih memegang kepemimpinan di segmen pikap double cabin di Indonesia, baik versi diesel maupun ramah lingkungannya. Mungkin saja mereka bisa lebih dulu mencetak hasil penjualannya sebelum kompetitor dari negara lain membawa model serupa untuk menantang Hilux BEV.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini