Home MotoGP Pecco Bagnaia: Sejak Punya Baby, Apakah Tidurnya Cukup? Ya, Saat Ini Dia...

    Pecco Bagnaia: Sejak Punya Baby, Apakah Tidurnya Cukup? Ya, Saat Ini Dia masih Sangat Tenang

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    RiderTua.com – Pecco Bagnaia bergegas langsung pulang ke Italia begitu balapan di Assen berakhir lebih awal baginya. Bahkan juara dunia MotoGP 2 kali itu melewatkan acara jumpa pers wajib pasca balapan, yang kemudian diambil alih oleh tim Ducati Lenovo. Sebagai informasi, Pecco terpaksa harus mundur dari race utama hari Minggu di Assen karena Desmosedici GP26 miliknya mengalami masalah teknis pada pengereman.

    Tindakan Pecco tersebut bukan tanpa alasan. Di pagi hari, dia menerima kabar gembira bahwa sang istri Domizia Castagnini melahirkan seorang putra yang kemudian diberi nama Oliviero Bagnaia. Itulah sebabnya, Pecco tak sabar untuk segera bertemu dengan mereka berdua.

    Pecco Bagnaia: Sejak Punya Baby, Apakah Tidurnya Cukup? Ya, Saat Ini Dia masih Sangat Tenang

    Pecco Bagnaia - Domizia Castagnini
    Pecco Bagnaia – Domizia Castagnini

    Apa kegiatan Pecco Bagnaia sejak dia punya baby? “Fantastis. Saya berlatih setiap pagi hingga pukul 2 siang. Setelah itu saya bergegas pulang untuk mandi dan makan. Lalu saya menghabiskan waktu bersamanya hingga pukul 9 malam. Saya sangat menikmatinya,” jawab rider berusia 29 tahun itu.

    Apakah Pecco mendapatkan waktu tidur yang cukup? “Ya, dia masih sangat tenang saat ini. Saya harap tetap seperti itu,” ujar Francesco Bagnaia sambil tersenyum.

    Apakah Pecco merasa kecewa, gara-gara motornya rusak dia gagal finis di Assen? “Saya tidak bisa banyak bicara soal itu, hanya saja saya harus masuk pit,” jawabnya singkat.

    Ini bukan pertama kalinya musim ini Pecco harus kehilangan poin karena masalah teknis pada motornya. Setelah menjalani 10 seri musim 2026, dia berada di peringkat 8 tertinggal 63 poin di belakang pemimpin klasemen Jorge Martin. “Ketika saya melihat berapa banyak poin yang hilang antara Jerez, Le Mans, dan Assen, jumlahnya lebih dari 40 poin. Bisa lebih baik, tetapi begitulah adanya. Sepanjang karier, saya sering kehilangan poin dalam berbagai situasi. Namun apa yang hilang masih bisa saya dapatkan kembali,” jelas rider asal Turin Italia itu.

    Pecco Bagnaia Menang Sprint Ceko di Brno 2026
    Pecco Bagnaia

    Meski rekan setimnya Marc Marquez kondisi fisiknya belum 100 persen fit, namun Pecco menegaskan bahwa Marc-lah pembalap yang harus dikalahkan di GP Jerman karena dialah ‘Raja Sachsenring’. Tapi dia mengaku bahwa Sachsenring bukanlah salah satu trek favoritnya.

    Pecco mengatakan, “Dia tidak memiliki kelemahan di sirkuit dengan banyak tikungan kiri. Jadi menurut saya dialah orang yang harus dikalahkan di sini. Jika saya bekerja dengan baik, saya bisa mendekatinya. Tetapi saya harus menemukan sesuatu yang spesial untuk mengalahkannya. Trek ini bukan salah satu favorit saya, tetapi saya selalu tampil apik di sini. Saya pernah mendapatkan beberapa hasil bagus. Jika saya bisa bersaing untuk meraih podium, itu bagus.”

    Apa yang membuat Pecco tidak cocok dengan Sachsenring? “Karena trek ini sangat sempit. Saya suka ketika tikungan punya beberapa racing line. Di sini, hanya ada satu racing line. Ini bukan trek favorit saya, tetapi jauh lebih baik daripada beberapa trek lainnya,” pungkas murid Valentino Rossi itu yang tahun depan akan meninggalkan Ducati untuk bergabung di tim pabrikan Aprilia bersama sabahatnya Marco Bezzecchi.

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini