Home MotoGP Fabio Di Giannantonio: Sebenarnya Berat Meninggalkan Tim VR46, Tapi Ini Demi Masa...

    Fabio Di Giannantonio: Sebenarnya Berat Meninggalkan Tim VR46, Tapi Ini Demi Masa Depan dan Karir Saya

    Fabio Di Giannantonio - Diego Tavano
    Fabio Di Giannantonio - Diego Tavano

    RiderTua.com – Senin (6 Juli) KTM mengumumkan secara resmi bahwa Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez akan membalap untuk tim pabrikan Red Bull KTM mulai 2027 hingga akhir 2028. Saat ini Diggia menjadi pembalap terbaik Ducati di klasemen dengan menempati peringkat 3 dengan perolehan 177 poin atau tertinggal hanya 16 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin (Aprilia).

    Ketika Diggia memutuskan untuk pindah ke KTM, apakah itu merupakan keputusan tersulit dalam kariernya sejauh ini? “Tentu saja ini tidak mudah. ​​Disini (tim VR46), saya membangun hubungan yang sangat luar biasa bersama orang-orang hebat. Kami sudah seperti keluarga. Jadi, sangat sulit untuk mengakhiri masa-masa indah nan menyenangkan yang saat ini saya alami di garasi bersama orang-orang ini. Ini tidak mudah, tetapi saya berusaha untuk memikirkan diri sendiri,” jawab rider berusia 27 tahun itu.

    Fabio Di Giannantonio: Sebenarnya Berat Meninggalkan Tim VR46, Tapi Ini Demi Masa Depan dan Karir Saya

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Fabio Di Giannantonio menambahkan, “Untuk membahas lebih dalam soal ini, saya butuh lebih banyak waktu. Tapi sekarang, ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya. Namun, saya rasa ini adalah solusi terbaik untuk masa depan dan karier saya. Tahun depan saya berusia 28 tahun dan saya sudah berada di MotoGP selama 5 tahun. Ini adalah saat yang tepat untuk mencari tantangan baru di tim pabrikan.”

    Akhir pekan ini balapan akan berlanjut ke Sachsenring. Apakah Di Giannantonio optimis bisa meraih hasil yang baik di GP Jerman untuk memperkecil defisit poinnya di klasemen? “Kami sedang berada dalam fase yang luar biasa, dengan performa yang sangat baik dan kecepatan yang fantastis. Kami bersaing melawan pembalap-pembalap terbaik, dan saya berusaha untuk menjadi salah satu dari mereka,” jawab rider asal Roma Italia itu.

    Diggia melanjutkan, “Tetapi ini baru setengah musim, musim masih sangat panjang dengan 24 balapan yang harus kami jalani. Kami hanya menikmati dan merayakan setiap momen luar biasa yang kami capai. Kami juga berusaha menganalisis, ketika kami tidak melakukan pekerjaan dengan baik.”

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Dengan catatan waktu 1:19,071 menit, pada 2025 Di Giannantonio berhasil mencetak rekor lap sirkuit Sachsenring di sesi practice. Dia berhasil mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Jorge Martin. Diggia finis di posisi ke-4 dalam sprint di sirkuit yang memiliki panjang 3,671 km itu, namun sayangnya DNF dalam race utama karena crash.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini