Home MotoGP Rumor Phillip Island Jadi Lapangan Golf Dibantah Keras, Sirkuit Legendaris Dipastikan Tetap...

    Rumor Phillip Island Jadi Lapangan Golf Dibantah Keras, Sirkuit Legendaris Dipastikan Tetap Bertahan

    Phillip Island
    Phillip Island

    RiderTua.com – Gara-gara sempat kehilangan dua ajang balap motor paling gede di dunia, masa depan Sirkuit Phillip Island langsung jadi bahan omongan hangat. Malahan, situasi ini sampai memicu rumor kalau lintasan legendaris di tepi pantai Australia itu mau ditutup dan disulap jadi lapangan golf.

    Kabar burung itu pun langsung menyebar luas di internet sampai bikin banyak pihak khawatir. Untungnya, pemilik sirkuit langsung angkat bicara dan membantah rumor tersebut secara tegas.

    Phillip Island Tidak Dijual! Pemilik Tegaskan Sirkuit Ikonik Australia Tetap Dipertahankan

    Rumor itu bermula dari sebuah unggahan di LinkedIn yang dibuat oleh seorang insinyur bernama Bob Barnard (desainer sirkuit Phillip Island). Dalam unggahannya, ia menyebut pemilik Phillip Island, Lindsay Fox, kemungkinan akan mengubah kawasan sirkuit menjadi lapangan golf. Meski unggahan tersebut tidak lama kemudian dihapus, isi pesannya telanjur beredar luas di berbagai platform dan berkembang menjadi kabar burung yang sulit dibendung.

    Bob Barnard - Phillip Island
    Bob Barnard – Phillip-Island

    Di tengah situasi itu, rumor tersebut memang terdengar cukup masuk akal bagi sebagian orang. Pasalnya, Phillip-Island sedang menghadapi perubahan besar setelah dipastikan kehilangan dua ajang balap internasional yang selama puluhan tahun menjadi identitasnya. MotoGP akan berpindah ke sirkuit jalan raya baru di Adelaide mulai musim 2027, sementara WorldSBK dijadwalkan hijrah ke The Bend pada 2028.

    Kehilangan dua kejuaraan bergengsi tersebut tidak hanya berdampak pada dunia balap, tetapi juga memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. Selama ini, kehadiran MotoGP dan WorldSBK menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai negara sekaligus memberikan dampak ekonomi yang besar bagi kawasan sekitar Phillip-Island. Karena itulah, isu mengenai kemungkinan penutupan sirkuit dengan cepat memancing perhatian dan membuat banyak warga mempertanyakan masa depan lintasan bersejarah tersebut.

    Menanggapi kegaduhan tersebut, Andrew Fox selaku Direktur Linfox Property Group, putra dari pemilik sirkuit, langsung angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana merusak lintasan dan berkomitmen menjaga permukaan aspal Phillip Island tetap seperti kondisi saat ini.

    “Sirkuit ini sama sekali tak untuk dijual, dan kami tak tertarik untuk membangun lapangan golf di lahan kami di Phillip Island,” kata Andrew Fox dengan tegas dalam sebuah wawancara dengan Australian Motorcycle News…

    Selamat Tinggal Phillip Island
    Selamat Tinggal Phillip-Island

    Tak hanya itu, kepada media Australian Motorcycle News, Andrew Fox juga menyampaikan pernyataan yang sangat jelas. Menurutnya, Phillip Island tidak dijual dan keluarganya sama sekali tidak tertarik membangun lapangan golf di kawasan tersebut. Dengan pernyataan tersebut, ia berharap berbagai spekulasi yang berkembang di internet bisa segera berhenti.

    Andrew Fox mengaku cukup terganggu dengan berbagai teori yang bermunculan di dunia maya. Menurutnya, keputusan MotoGP dan WorldSBK untuk pindah ke lokasi lain tidak serta-merta membuat keluarganya ingin melepas aset bersejarah tersebut. Sebaliknya, mereka tetap memandang Phillip Island sebagai bagian penting dari warisan otomotif yang harus dipertahankan.

    Karena itulah, ia kembali menegaskan bahwa sirkuit tersebut tidak pernah masuk ke dalam daftar aset yang akan dijual. Lahan yang selama ini menjadi rumah bagi berbagai ajang balap itu dipastikan tetap dipertahankan sebagai lintasan balap. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi kabar yang menenangkan bagi para penggemar, pelaku industri, hingga masyarakat lokal yang menggantungkan aktivitas ekonomi dari keberadaan sirkuit.

    Di sisi lain, Andrew Fox juga menilai rumor mengenai pembangunan lapangan golf sebenarnya tidak realistis. Ia mengingatkan bahwa proyek semacam itu akan sulit diwujudkan karena pemerintah daerah sebelumnya pernah menolak proposal serupa di kawasan sekitar Phillip Island. Artinya, wacana mengubah lintasan balap menjadi lapangan golf bukan hanya tidak diinginkan oleh pemiliknya, tetapi juga menghadapi hambatan dari sisi regulasi.

    Andrew Fox - Phillip Island
    Andrew Fox – Phillip Island

    Mewakili keluarga besar Fox, ia kembali menegaskan bahwa mengajukan proposal pembangunan lapangan golf hanya akan membuang waktu dan biaya. Terlebih lagi, langkah tersebut harus mengorbankan sebuah sirkuit yang telah menjadi ikon dunia balap selama bertahun-tahun. Bagi mereka, mempertahankan lintasan yang sudah ada jauh lebih masuk akal dibanding mengejar proyek yang belum tentu bisa direalisasikan.

    “Intinya, terakhir kali proposal lapangan golf diajukan, dewan langsung menolaknya. Jadi buat apa keluarga Fox buang-buang waktu lagi, apalagi sampai harus mengorbankan sirkuit?” tegasnya.

    Pada akhirnya, kiblat balap motor internasional di Australia memang bergeser ke Australia Selatan setelah MotoGP milih pindah ke Adelaide dan WorldSBK ke The Bend. Phillip Island mau enggak mau harus menerima kenyataan kehilangan dua aset paling berharganya di kalender balap dunia. Meski begitu, masa depan lintasan ikonik di tepi pantai ini dipastikan tetap aman. Sirkuitnya bakal terus dipakai buat menggelar berbagai ajang balap nasional sampai agenda track day lokal, jadi sejarah panjang Phillip Island di dunia motorsport dipastikan masih akan terus berlanjut.. (rt).

    Valentino Rossi - Phillip Island 2007
    Valentino Rossi – Phillip-Island 2007

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini