Home Otomotif Penjualan Jaecoo J5 EV Hingga Bulan Lalu Tembus 13 Ribu Unit!

    Penjualan Jaecoo J5 EV Hingga Bulan Lalu Tembus 13 Ribu Unit!

    Mobil listrik Mobil SUV Jaecoo J5 EV
    Jaecoo J5 EV

    RiderTua.com – Hingga bulan lalu Jaecoo benar-benar mendominasi pasar mobil listrik di Indonesia meski hanya mengandalkan satu model saja. Yaitu J5 EV, dimana modelnya terjual lebih dari 13 ribu unit, dan ini membuatnya unggul jauh dari kompetitornya, termasuk BYD Atto 1.

    Daftar Isi

    J5 EV Unggul Jauh Dari Atto 1 dan EX2

    Jaecoo J5 EV membuktikan dominasinya di pasar mobil listrik sepanjang tahun ini, meski dengan kondisi ekonomi yang tidak menentu belakangan ini. Namun dengan insentif mobil listrik yang ditunda pelaksanannya hingga bulan ini, membuat konsumen menunda membeli mobil ramah lingkungan jenis tersebut. Jelas penjualannya menurun, tapi secara keseluruhan ada kenaikan 80 persen dari tahun lalu selama periode Januari-Mei 2026.

    Penjualan mobil listrik Jaecoo J5 EV
    Jaecoo J5 EV

    Dengan 57.087 unit terjual hingga bulan lalu, mobil listrik memegang 15,9 persen pangsa di pasar roda empat di Indonesia, dan ini sudah menjadi hasil yang bagus. Dari hasil tersebut, Jaecoo J5 EV menjadi model BEV terlaris dan terjual 13.949 unit selama lima bulan, dan ini membuatnya unggul jauh dari BYD Atto 1. Hatchback mungil ini hanya terjual sebanyak 7.867 unit saja, sementara BYD M6 mencetak penjualan hingga 5.017 unit.

    Jaecoo J5 EV masih menjadi satu-satunya mobil listrik yang dijual Jaecoo disini, tapi modelnya sudah disambut sangat baik di segmennya oleh konsumen. Harganya yang terjangkau untuk mobil SUV listrik dan sudah dilengkapi dengan beberapa fitur canggih nan modern membuatnya jadi incaran banyak orang setelah dirilis. Tidak heran kalau penjualannya bisa tembus lebih dari 1.000 unit tiap bulannya, bahkan bisa tembus 10 ribu unit dalam lima bulan saja.

    Impor mobil listrik BYD Atto 1
    BYD Atto 1

    Transisi ke Produksi Lokal

    Melihat dari penjualan Atto 1 mungkin hasilnya terlihat bagus-bagus saja, tapi seharusnya mobil listrik ini bisa mengungguli penjualan Jaecoo J5 EV kalau saja tidak ada transisi ke produksi lokal. BYD melakukan ini setelah semua persiapan di pabriknya selesai dan mereka beralih ke produksi lokal, tapi ini justru membuat penjualannya menurun drastis. Apa boleh buat, mereka harus melakukan ini agar tidak lagi mengimpor mobilnya dari kampung halamannya, bahkan jumlahnya melebihi 20 ribu unit sepanjang tahun lalu.

    Atto 1 sendiri hanya terjual 28 unit di bulan Mei 2026, dan ini menjadi hasil terendah yang didapatnya dalam beberapa bulan terakhir. Sementara M6 dan Sealion 7 tetap mencetak penjualan cukup bagus, masing-masing terjual sebanyak 5.017 unit dan 4.067 unit. Tapi penjualannya ini masih belum bsia mengungguli Atto 1, jadi masih ada kesempatan bagi BYD untuk menyalip penjualan Jaecoo J5 EV.

    Penjualan Mobil listrik BYD M6
    BYD M6

    Model Unggulan

    Model lainnya yang masuk ke dalam daftar yaitu Geely EX2 dengan 4.964 unit terjual, dan hasil ini menjadi hasil terbaik yang didapat oleh merek asal China tersebut. Sementara EX5 sebagai model BEV pertamanya hanya bisa menjual 1.239 unit saja, selisihnya cukup jauh dari EX2. Lalu ada Wuling Darion EV yang menjual sebanyak 2.765 unit, dan GAC Aion V dan UT masing-masing terjual hingga 1.420 unit dan 1.335 unit.

    Denza D9 masih menjadi satu-satunya mobil mewah bertenaga listrik yang masuk ke dalam daftar penjualan model BEV terlaris hingga Mei lalu. Dengan 2.359 unit terjual, model ini tetap menjadi MPV premium ramah lingkungan paling laris di Indonesia, bahkan mampu mengungguli Toyota Alphard. Seakan D9 sudah tidak bisa diungguli oleh rivalnya dari Maxus hingga XPeng yang juga menjual MPV listrik mewah.

    Mobil listrik Denza D9 2
    Denza D9

    Tetap saja, Jaecoo J5 EV masih unggul jauh dari model lainnya dengan lebih dari 10 ribu unit terjual dalam lima bulan. Mereka juga unggul jauh dari model BEV-nya Chery, dan tidak ada satupun model Chery masuk ke dalam peringkat 10 besar, mungkin karena penjualannya lebih sedikit dari model lainnya. Sepertinya cukup sulit bagi J6 dan E5 untuk memasuki peringkat tersebut kalau ada banyak rival di pasarnya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini