RiderTua.com – Di pasar skutik premium global, Italjet Dragster 400 dan Vespa GTV 310 menjadi dua motor Italia yang sama-sama eksotis tetapi memiliki filosofi yang benar-benar berbeda. Keduanya menawarkan desain unik, performa besar, dan aura premium khas Italia, tetapi karakter berkendaranya tidak berada di jalur yang sama.
Secara konsep, Dragster 400 lebih fokus pada skutik performa tinggi bergaya futuristis ekstrem, sementara GTV 310 mengutamakan gaya retro klasik dengan pengalaman riding elegan khas Vespa.
▶Daftar Isi
Italjet Dragster 400: Skutik Futuristis dengan Karakter Sporty Ekstrem

Italjet Dragster 400 memakai mesin 1 silinder 400cc pendingin cairan yang fokus pada performa agresif. Dibanding skutik premium biasa, karakter mesinnya terasa jauh lebih sporty dengan akselerasi kuat di berbagai putaran rpm.
Karakter riding-nya sangat unik. Dragster terasa seperti perpaduan antara maxi scooter dan naked bike kecil karena posisi riding serta handling-nya sangat aktif.
Desain menjadi daya tarik terbesar. Frame trellis terbuka, bodywork minimalis, dan sistem steering hub-center membuat Dragster terlihat sangat futuristis dan berbeda dari skutik mana pun di jalan.

Handling motor ini sangat tajam untuk ukuran scooter. Front suspension independen khas Italjet memberi feel front-end yang sangat stabil. Fitur modern seperti TFT display, full LED lighting, keyless system, dan berbagai assist elektronik membuatnya terasa premium dan high-tech.
Keunggulan terbesar Dragster 400 ada pada karakter eksotis dan rasa berkendara sporty yang sangat agresif untuk sebuah skutik. Namun dibanding GTV 310, Dragster nggak begitu bersahabat buat kenyamanan santai dan kepraktisan harian. Posisi riding serta suspensinya juga lebih keras dan lebih fokus ke performa.
Selain itu, eksklusivitas desain dan teknologi unik Italjet membuat biaya kepemilikan maupun perawatan berpotensi lebih tinggi. Kalau harga global-nya sebesar 7.800 USD atau sekitar Rp 139,2 jutaan.
Vespa GTV 310: Skutik Retro Ikonik dengan Aura Elegan

Vespa GTV 310 memakai mesin HPE 1 silinder 310cc pendingin cairan yang menghasilkan tenaga yang udah cukup tinggi buat harian. Mesin ini terkenal halus dan cukup bertenaga untuk penggunaan urban maupun touring ringan.
Karakter riding GTV 310 terasa santai dan refined. Akselerasinya smooth dengan kenyamanan khas Vespa yang lebih fokus pada cruising elegan dibanding riding agresif. Desain menjadi identitas utamanya.
GTV 310 mempertahankan aura Vespa klasik dengan headlamp di atas front fender, bodi monocoque baja, dan detail retro premium khas Italia. Posisi riding nyaman dengan jok lebar dan ergonomi rileks. Motor ini sangat cocok untuk penggunaan harian maupun city cruising stylish.

Handling-nya tetap stabil dan mudah dikendalikan, walau tidak seagresif Dragster 400. Suspensinya lebih fokus pada kenyamanan dibanding performa sporty ekstrem. Fitur modern seperti keyless system, traction control, ABS, full LED lighting, dan panel digital-analog membuat GTV 310 tetap modern tanpa kehilangan identitas klasiknya.
Keunggulan terbesar Vespa GTV 310 ada pada heritage dan gaya hidup premium. Motor ini bukan hanya alat transportasi, tetapi juga simbol lifestyle global. Selain itu, jaringan global Vespa dan nilai resale yang kuat membuatnya lebih aman untuk kepemilikan jangka panjang dibanding skutik eksotis niche seperti Italjet.
Namun dibanding Dragster 400, performa dan sensasinya jelas lebih santai. Vespa juga tidak menawarkan handling agresif atau tampilan futuristis seperti rival Italjet tersebut. Harga global-nya dibanderol 8.699 USD atau setara Rp 155,3 jutaan.
| Aspek | Italjet Roadster 400 | Vespa GTV 310 |
|---|---|---|
| Konsep | Hyper-scooter eksotis dengan karakter agresif dan desain futuristis khas Italjet | Skuter retro premium bergaya klasik Italia dengan nuansa elegan dan stylish |
| Mesin | 1 silinder 400cc 4-katup EFI pendingin cairan | HPE 1 silinder 310cc 4-katup PFI pendingin cairan |
| Tenaga | 41,5 hp pada 7.500 rpm | 25 hp pada 6.500 rpm |
| Torsi | 41,2 Nm pada 6.000 rpm | 28,9 Nm pada 5.250 rpm |
| Transmisi | CVT otomatis | CVT otomatis |
| Desain | Radikal dengan rangka tubular terekspos, lampu bulat modern, dan aura hyper-scooter | Retro klasik khas Vespa dengan lampu bulat rendah dan detail heritage Italia |
| Handling | Sangat sporty dan tajam berkat suspensi unik serta chassis agresif | Lebih santai dan stabil untuk riding harian maupun cruising |
| Suspensi | Leading arm depan & trailing arm belakang) + Shock Ohlins | Single arm depan khas Vespa dan dual shock belakang |
| Pengereman | Cakram depan ganda 280 mm depan & Cakram belakang 260 mm, kaliper Brembo/Nissin | Cakram depan-belakang 220 mm |
| Fitur | TFT display, TCS, ABS, lampu full LED, knalpot Akrapovic ganda | Keyless, TFT display, konektivitas smartphone, full LED lighting, ASR traction control, ABS |
| Keunggulan | Desain paling unik, performa buas, dan aura eksotis sangat kuat | Gaya klasik ikonik, kenyamanan tinggi, dan image premium Vespa |
| Kekurangan | Kurang praktis dan ergonominya lebih ekstrem untuk harian | Performa jauh tidak seagresif Roadster 400 |
| Harga | 7.800 USD (sekitar Rp 139,2 jutaan) | 8.699 USD (sekitar Rp 155,3 jutaan) |







