Home MotoGP Valentino Rossi Bertanya kepada Diggia: Apakah Kamu Yakin Ingin Pergi?

    Valentino Rossi Bertanya kepada Diggia: Apakah Kamu Yakin Ingin Pergi?

    Fabio Di Giannantonio - Valentino Rossi
    Fabio Di Giannantonio - Valentino Rossi

    RiderTua.com – Sebagai pemilik tim di MotoGP, tahun lalu Valentino Rossi ingin lebih sering datang ke garasi timnya untuk mendukung pembalapnya dan juga murid-muridnya yang tergabung dalam VR46 Riders Academy. Memang agak sulit, mengingat rider berjuluk The Doctor itu masih aktif ikut berkompetisi di balap mobil.

    Tapi kali ini di MotoGP Catalunya, Rossi datang donk! Dia disambut dengan sangat antusias oleh penonton, para penggemarnya yang memakai atribut khas VR46 juga masih banyak yang hadir meski Rossi sudah pensiun.

    Valentino Rossi Bertanya kepada Diggia: Apakah Kamu Yakin Ingin Pergi?

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Valentino Rossi ikut menyaksikan 2 insiden yang sangat menegangkan di sirkuit Montmelo hari Minggu lalu. Pertama, crash yang dialami Alex Marquez di lap pembuka pada start pertama. Rider Gresini Ducati itu menabrak bagian belakang motor Pedro Acosta yang mengalami masalah teknis dan melambat di racing line. Alex pun oleng dan kemudian menghantam dinding pembatas dan motornya hancur berkeping-keping.

    Serpihan motor Alex ini menimpa beberapa pembalap, tapi yang paling ‘sial’ adalah Fabio di Giannantonio yang saat itu sedang melintas dan kemudian terhantam ban depan Alex yang terlepas. Diggia jatuh dan tangannya terasa sakit. Red flag pun dikibarkan.

    Meski kesakitan Diggia tetap lanjut balapan tatkala start kedua dimulai. Namun di tikungan pertama, Johann Zarco crash dan ikut menyeret Pecco Bagnaia dan Luca Marini terjatuh bersamanya di lap pertama. Yang menakutkan, kaki Zarco nyantol di motor milik Pecco sehingga tubuhnya ikut jungkir balik bersama motor. Red flag kedua pun dikibarkan.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Fabio Di Giannantonio - Hasil Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026 DAY 1
    Fabio Di Giannantonio

    Pada start ketiga, meski terjadi crash lagi antara Jorge Martin dan Raul Fernandez di lap pembuka namun balapan tetap lanjut hingga selesai. Di sisi lain, Diggia yang start di barisan tengah berhasil menyalip banyak pembalap. Dengan kecepatannya, rider berusia 27 tahun itu lalu ikut terlibat dalam perebutan podium. Dan di lap ke-9 dari total 12 lap, dia berhasil memimpin balapan setelah berhasil menyalip Joan Mir. Pada akhirnya, rider asal Roma itu berhasil memenangkan GP Catalunya dengan keunggulan 1,25 detik atas Joan Mir sebelum rider Honda Castrol itu kena penalti 16 detik karena melanggar aturan tekanan ban dan harus turun ke posisi 13.

    Ini merupakan kemenangan yang ditunggu-tunggu tim VR46 setelah paceklik selama 2 musim. Selain itu, bagi Diggia ini merupakan kemenangan keduanya di MotoGP setelah GP Qatar pada 2023 saat masih membalap untuk tim Gresini. Dan merupakan kemenangan ke-4 tim VR46 setelah Marco Bezzecchi mempersembahkan 3 kemenangan pada 2023.

    Franco Morbidelli - Fabio Di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46
    Franco Morbidelli – Fabio Di Giannantonio – Pertamina Enduro VR46

    Sebagai pemilik tim Rossi jelas sangat bahagia dengan kemenangan tersebut. Saat perayaan, dia memeluk Diggia sambil memegang tropi saat foto bersama. Tahukah kamu apa yang diomongin Rossi saat memeluk Diggia? Sambil tersenyum ke arah kamera, Rossi berbisik di telinga Diggia, ‘apakah kamu yakin akan pergi?’ Diggia yang mendengarnya langsung menoleh ke arah sang bos dan membalasnya dengan senyuman tanpa menjawab apa-apa.

    “Kerja bagus! Bravo,” imbuh Rossi sambil mengacungkan jempol.

    Kabarnya Diggia akan meninggalkan tim VR46 untuk bergabung dengan tim pabrikan KTM. Alasannya, dia menuntut kenaikan gaji hingga 2 juta Euro per tahun pada tim milik Rossi. Di sisi lain, Ducati akan menempatkan Fermin Aldeguer dari tim Gresini pindah ke tim VR46 tahun depan. Untuk itulah dalam sebuah wawancara Rossi pernah ngomong kalau dirinya akan mempertahankan setidaknya ada 1 pembalap Italia di dalam tim karena itu adalah identitas tim.

    Pedro Acosta - Fabio Di Giannantonio
    Pedro Acosta – Fabio Di Giannantonio

    “Kami ingin mempertahankan setidaknya satu pembalap Italia untuk tahun depan, karena tim kami selalu berkembang dengan pembalap Italia. Jadi ada beberapa opsi dan beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Belum ada yang final, kita lihat saja nanti,” tegas Rossi di Catalunya.

    Sebenarnya Ducati ingin Rossi mau menerima Nicolo Bulega yang saat ini memimpin klasemen WSBK dengan 19 kemenangan beruntun. Namun masa depan adiknya Luca Marini untuk 2027, juga belum pasti mengingat kabarnya dia akan didepak dari Honda. Selain itu nama Celestino Vietti juga ikut masuk sebagai kandidat. Terus kemana Franco Morbidelli? Dalam beberapa tahun terakhir prestasi rider blasteran Brasil-Italia itu terus merosot, kemungkinan musim 2026 akan menjadi musim terakhirnya di MotoGP. Kita tunggu saja perkembangannya.

    Gabung debat seru di FP MotoGPCrash – Valentino Rossi Bertanya kepada Diggia: Apakah Kamu Yakin Ingin Pergi?

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini