RiderTua.com – Di kelas supersport menengah terbaru, muncul duel menarik antara ZXMoto 820RR dan Yamaha YZF-R9. Keduanya sama-sama pakai mesin 3 silinder dan menyasar performa tinggi, tapi pendekatannya benar-benar beda: satu agresif di harga, satu lagi matang dan refined khas Jepang.
Secara konsep, 820RR lebih dekat ke supersport racing-oriented dengan spek tinggi dan harga agresif, sementara R9 adalah evolusi dari platform MT-09 yang lebih seimbang antara performa, handling, dan usability.
▶Daftar Isi
ZXMoto 820RR: Supersport dengan Tenaga Besar dan Spek Racing

ZXMoto 820RR dibekali mesin inline 3 silinder 818,8cc DOHC 12-valve EFI BOSCH berpendingin radiator dan oli. Dikawinkan transmisi manual 6-speed, tenaga 132,7 hp pada 12.000 rpm dan torsi 80 Nm pada 9.500 rpm.
Karakter mesinnya cukup unik: kombinasi tenaga besar di putaran atas dengan midrange yang tetap kuat. Ini membuatnya terasa seperti perpaduan supersport 600cc dan naked 800cc, cukup fleksibel tapi tetap agresif.
Ini membuatnya sangat kompetitif bahkan dibanding motor Jepang yang lebih mahal. Sasis menggunakan aluminium perimeter frame dengan suspensi fully adjustable. Paket ini jelas sangat “track-focused” dan serius, bahkan untuk standar kelasnya.

Dari sisi performa, angka top speed bisa mendekati 280 km/jam, dengan bobot 193 kg tergantung varian. Ini membuatnya sangat kompetitif bahkan dibanding motor Jepang yang lebih mahal.
Fitur elektronik juga sangat lengkap: IMU 6-axis, cornering ABS, traction control, quickshifter, riding mode, hingga layar TFT 6,2 inci. Secara spek, ini terasa seperti motor premium tapi dengan positioning harga jauh lebih rendah.
Yamaha YZF-R9: Supersport Modern dengan Balance dan Handling Presisi

Yamaha YZF-R9 menggunakan mesin CP3 inline 3 silinder 890cc pendingin radiator yang menghasilkan tenaga 117,3 hp pada 10.000 rpm dan torsi 93 Nm 7.000 rpm. Mesin ini terkenal sangat halus, bertenaga di tengah, dan mudah dikontrol.
Karakter mesinnya lebih linear dibanding 820RR. Tidak seekstrem di atas, tapi jauh lebih usable di berbagai kondisi, dari jalan kota sampai track day. Suspensi dan handling-nya khas Yamaha: sangat presisi saat cornering, tapi tetap cukup nyaman untuk penggunaan jalan raya.
Dari sisi sasis, R9 mengandalkan rangka diamond, bobot 195 kg, wheelbase 1.420 mm memberi keseimbangan antara kelincahan dan kestabilan. Fitur elektronik juga lengkap seperti riding mode, traction control, ABS, quickshifter, dan berbagai assist berbasis IMU.
Perbedaan paling terasa ada di karakter: 820RR itu agresif, spek tinggi, dan sangat menggoda dari sisi harga, lebih ke arah “track weapon” murah. Sementara R9 lebih matang, halus, dan presisi, lebih cocok untuk rider yang ingin performa tinggi tapi tetap nyaman dan predictable.
| Aspek | ZXMoto 820RR | Yamaha YZF-R9 |
|---|---|---|
| Segmen | Supersport menengah racing-oriented | Supersport modern berbasis MT-09 |
| Mesin | Inline 3 silinder 818,8cc DOHC 12-klep EFI BOSCH pendingin radiator dan oli | CP3 Inline 3 silinder 890cc pendingin radiator |
| Tenaga | 132,7 hp / 12.000 rpm | 117,3 hp / 10.000 rpm |
| Torsi | 80 Nm / 9.500 rpm | 93 Nm / 7.000 rpm |
| Transmisi | Manual 6-percepatan | Manual 6-percepatan |
| Karakter Mesin | Agresif putaran atas tapi midrange tetap kuat | Linear, halus, dan sangat usable |
| Rangka | Aluminium perimeter frame | Diamond frame |
| Suspensi | Fully-adjustable | Sport setup presisi khas Yamaha |
| Pengereman | Cornering ABS | ABS berbasis IMU |
| Bobot | 193 kg | 195 kg |
| Top Speed | Hingga 280 km/jam | Fokus balance performa dan handling |
| Fitur | IMU 6-axis, layar TFT 6,2 inci, riding mode, TCS, quickshifter | IMU, riding mode, TCS, quickshifter, assist elektronik lengkap |
| Karakter | Track weapon agresif dengan harga menggoda | Lebih matang, refined, dan nyaman dipakai harian maupun track day |







