Home Otomotif 200 Ribu Unit Mobil LCGC Bisa Terjual Tiap Tahun, Tapi…

    200 Ribu Unit Mobil LCGC Bisa Terjual Tiap Tahun, Tapi…

    Penjualan Mobil LCGC Daihatsu Sigra
    (Carvaganza)

    RiderTua.com – Pembaca RiderTua yang budiman, ada info terbaru nih, LCGC sempat menjadi salah satu mobil terlaris di Indonesia dengan ratusan ribu unit bisa terjual tiap tahun. Namun belakangan ini modelnya hanya bisa menjual puluhan ribu unit per tahun, dan angka ini akan terus menurun.

    Daftar Isi

    Penjualan LCGC Terus Menurun Tiap Tahunnya

    Mobil LCGC dihadirkan sebagai solusi bagi konsumen Indonesia yang kesulitan mencari mobil murah di pasarnya. Di tahun pertamanya, tepatnya tahun 2013, hanya ada 51,1 ribu unit yang terjual, dan hasil ini meningkat drastis di tahun 2014 dengan 172,1 ribu unit. Ini menandakan kalau mobil jenis tersebut sudah diterima dengan sangat baik oleh konsumen, apalagi pilihannya lebih beragam.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Mobil LCGC Toyota Calya Anzon Bekasi
    (Toyota Anzon Bekasi)

    Kemudian 2016 menjadi rekor baru dimana penjualannya mencapai 235,1 ribu unit setelah Toyota-Daihatsu menghadirkan mobil LCGC 7-seater. Baik Sigra maupun Calya mampu menarik perhatian lebih banyak konsumen dan mencatatkan hasil penjualan yang melampaui model seperti Honda Brio Satya. Hingga tahun 2019, penjualan LCGC terus berada di angka 200 ribu unit tiap tahunnya.

    Namun semuanya berubah di tahun 2020, dimana total penjualannya hanya mencapai 100 ribu unit per tahun, dan tren ini bertahan hingga tahun 2022. Tapi tahun 2023 penjualannya memulih dengan 204.705 unit terjual, dan mungkin produsen melihat ini sebagai titik pemulihan penjualannya. Malah yang terjadi sebaliknya, dimana tahun-tahun berikutnya penjualan LCGC terus menurun.

    Mobil baru mobil LCGC Honda Brio Satya Pontianak
    Honda Brio Satya Pontianak

    Peminat Berkurang?

    Tahun 2024 hanya ada 176.766 unit terjual, dan tahun 2025 menurun hingga 122.686 unit. Ini juga berpengaruh pada pangsanya, dimana awalnya mobil LCGC memegang pangsa hingga lebih dari 20 persen, kini hanya bisa memegang 15,3 persen saja sejak tahun lalu. Kondisi pasar yang tidak menentu sampai banyaknya mobil listrik murah yang dijual menjadi beberapa penyebab dari penurunan penjualan mobil jenis ini.

    Mobil LCGC Honda Brio Satya Indonesia
    Honda Brio Satya Indonesia

    Pilihan model LCGC juga berkurang, dari lima merek yang menjual mobil jenis ini hanya tersisa tiga merek saja. Itupun Toyota-Daihatsu menjual dua model, sementara Honda mengandalkan Brio Satya untuk menghadang keempat rivalnya tersebut sampai sekarang.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini