Home MotoGP Alex Rins Marah Didepak dari Yamaha: Dulu Saya Meninggalkan Tim LCR Demi...

    Alex Rins Marah Didepak dari Yamaha: Dulu Saya Meninggalkan Tim LCR Demi Yamaha dan Berharap Dapat Meraih Hasil yang lebih Baik, Ternyata…

    Alex Rins
    Alex Rins

    RiderTua.com – Untuk kalian yang rutin mampir ke RiderTua. Ketika jumpa pers di Jerez, Alex Rins terlihat sangat marah ketika media menanyakan pendapatnya soal perekrutan Ai Ogura di tim pabrikan Yamaha untuk 2027. “Seperti yang bisa Anda bayangkan, saya tidak senang mendengar kabar itu. Ketika saya bersama tim LCR, saya merasa sangat nyaman. Kemudian Yamaha datang dan memberi saya tawaran. Saya menerimanya, karena saya pikir kami bisa mencapai hal-hal hebat bersama,” ujar rider berusia 30 tahun itu melampiaskan rasa frustrasinya..

    Sebagai informasi, pada pertengahan April lalu tersiar kabar bahwa Yamaha sudah mencapai kesepakatan dengan Ai Ogura untuk 2027 dan akan menjadi rekan setim Jorge Martin. Ini artinya, line-up pembalap tim pabrikan Yamaha sudah ditetapkan. Di sisi lain, Fabio Quartararo dikabarkan juga sudah mencapai kesepakatan dengan Honda. Dan Rins harus mencari tempat lain.

    Alex Rins Marah Didepak dari Yamaha: Dulu Saya Meninggalkan Tim LCR Demi Yamaha dan Berharap Dapat Meraih Hasil yang lebih Baik, Ternyata…

    Scott Redding - Alex Rins
    Scott Redding – Alex Rins

    Alex Rins mengaku bahwa selama ini dia kesulitan dengan motor Yamaha. “Saya selalu kesulitan dengan motor 4-silinder inline. Ketika mereka memperkenalkan proyek baru dengan mesin V4, saya optimis karena menawarkan peluang baru. Seperti yang dilihat, motor saat ini punya beberapa kelemahan tetapi rasanya sedikit lebih baik daripada mesin sebelumnya. Bagaimana pun keputusan sudah dibuat dan saya harus terima,” ujarnya.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Setelah tahu akan didepak Yamaha, bagaimana Rins akan menghadapi sisa musim ini? “Saya dalam kondisi fit 100 persen. Saya masih Alex yang sama, yang menang bersama Suzuki dan Honda. Masih ada 19 balapan lagi. Kita lihat bagaimana kedepannya. Tapi saya pasti akan berjuang untuk apa yang saya inginkan, untuk tetap membalap di MotoGP,” tegasnya.

    Rins membalap untuk Yamaha sejak 2024 dan menempati peringkat 18 dan 19 di klasemen dalam 2 musim terakhir. Sejauh ini dia masih belum meraih hasil terbaiknya. “Cedera kaki saya di 2023 dan cedera di pertengahan 2024, sudah pulih sepenuhnya. Saya bisa balapan tanpa batasan apa pun pada 2025 dan 2026. Saya mencoba mengendarai motor dengan potensi maksimalnya. Saat ini, motor punya beberapa keterbatasan. Keempat pembalap Yamaha berada di belakang di awal musim,” jelasnya.

    Alex Rins - Ai Ogura
    Alex Rins – Ai Ogura

    Rins melanjutkan, “Kalau tidak ada peningkatan dari tim, kami juga tidak dapat tampil lebih baik. Saya hanya bisa memberikan 100 persen dan mencoba menjadi pembalap Yamaha tercepat. Saya sangat profesional. Kita hanya perlu melihat beberapa tahun terakhir, dimana semua pembalap mereka mengalami masalah.”

    Yang lebih menyakitkan, Rins mengetahui dirinya didepak dari Yamaha secara tidak langsung. “Saya menelepon Massimo Meregalli (direktur teknis Yamaha) dan bertanya kepadanya, apakah dia punya informasi terbaru? Awalnya dia tidak menjawab. Bahkan saya bertanya lagi, ‘Maio?’ Lalu dia bilang bahwa dia tidak bisa mengatakan apa-apa. Akhirnya dia bilang, ‘karena hubungan baik kita, saya akan memberitahumu sekarang, kami sudah menandatangani kontrak dengan pembalap kedua’. Saya kemudian bertanya ‘siapa dia?’ Tetapi dia tidak mau mengatakannya,” ungkap Rins kecewa.

    Bisakah Rins memahami keputusan tersebut? “Kalau kita paham soal motor, maka sulit untuk dimengerti. Bagaimana kita bisa membuat keputusan soal masa depan proyek baru setelah baru melakoni 3 balapan? Apalagi dengan motor yang belum 100 persen kompetitif?” jawab Rins sambil menggelengkan kepalanya.

    Alex Rins
    Alex Rins – LCR Honda

    Apakah Rins merasa sudah melakukan semuanya untuk mempertahankan tempatinya di Yamaha? “Saya sudah memberikan segalanya sejak hari pertama, sejak tes di Barcelona. Jadi, ini sungguh mengejutkan bagi saya. Mereka membuat keputusan setelah baru 3 balapan,” ujarnya.

    Apa opsi Rins untuk 2027? “Saat ini, saya belum tahu. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah mengerahkan seluruh kemampuan saya di lintasan. Maaf, tapi dengan motor yang performanya buruk, kita tidak bisa berada di depan. Kita harus fokus pada diri sendiri dan memberikan yang terbaik. Kami akan bekerja keras,” tegasnya.

    Apakah Superbike bisa menjadi opsi bagi Rins? “Saya ingin tetap di MotoGP. Saya masih punya banyak potensi!” pungkas rider yang saat ini berada di peringkat 18 dengan perolehan 3 poin dalam klasemen itu.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini