RiderTua.com – Para pembaca setia RiderTua, Ignis sudah dihentikan penjualannya di Indonesia sejak dirilisnya S-Presso. Namun kabar terbaru menyebut model city car ini sudah tidak lagi diproduksi di India sekitar sebulan lalu.
Ignis di Indonesia Digantikan Oleh Baleno Hatchback
Suzuki menghadirkan Ignis untuk melawan berbagai macam kompetitor di segmen city car, dan modelnya dijual di Indonesia tahun 2017. Modelnya sudah mendapat sambutan baik dari pasarnya dan menjadi salah satu andalannya hingga penjualannya dihentikan mulai bulan Juli 2024 lalu. Sejak saat itu, mereka menggantikannya dengan S-Presso yang dibanderol lebih terjangkau, walau masih didatangkan langsung dari India.

Sementara di India, ternyata produksi Ignis disana sudah dihentikan sejak sebulan lalu, dan artinya kini tidak ada lagi satupun unitnya yang dikirim ke dealer. Alasannya jelas, karena permintaan mobil ini semakin sedikit, jadi mau tak mau Suzuki harus menghentikan penjualan dan produksinya. Sebagai gantinya, mereka bakal menyiapkan mobil SUV mungil yang belum diumumkan jadwal peluncurannya.
Apapun modelnya nanti, setidaknya mereka masih tetap menghadirkan produk selain SUV, dan mereka juga menawarkan model city car seperti S-Presso. Meski sebagai penggantinya Ignis, model ini juga dihadirkan untuk menggantikan posisi Karimun Wagon R, walau modelnya tidak tergolong sebagai LCGC. Tapi karena sama-sama berukuran mungil dan dibanderol cukup terjangkau, S-Presso bisa menjadi pilihan alternatif dari LCGC tersebut.

Pilihan Makin Terbatas
Kini Suzuki punya pilihan mobil yang lebih terbatas di Indonesia, apalagi setelah Baleno Hatchback dihentikan penjualannya sejak tahun lalu. Tapi penjualannya masih terbantu oleh model pikap Carry sampai lini SUV-nya, termasuk Fronx, walau kini hasil penjualan yang didapatnya hanya mencapai ratusan unit per bulannya. Sementara XL7 masih bisa mencetak penjualan hingga ribuan unit tiap bulan, belum lagi Carry.

Selain lini produknya ini, Ertiga dan S-Presso menjadi model selain mobil SUV dan niaga yang dijualnya disini. Namun performa penjualan keduanya tidak begitu bagus akibat kondisi pasar yang belum kondusif.






