RiderTua.com – Sobat RiderTua semua, yuk kita bahas bareng, penjualan di pasar roda empat sepanjang kuartal pertama tahun 2026 masih cukup bagus meski dengan penurunan yang terjadi di bulan Maret. Menariknya, ada dua merek mobil asal China yang masuk ke dalam daftar 10 besar, dan penjualannya disumbangkan oleh mobil listriknya.
Penjualan Dua Merek Ini Tembus Lebih Dari 5 Ribu Unit
Soal BYD, merek ini sudah jelas bisa mencetak hasil penjualan yang begitu memuaskan meski seluruh produknya berupa mobil listrik. Sepanjang Q1 2026, mereka sukses menjual 12.473 unit mobil secara wholesales dan 10.265 unit secara retail. Penjualan mobil yang dihadirkannya ini sudah bisa membantunya dalam mencetak hasil yang cukup bagus.

Sementara merek lainnya, Jaecoo, menjual 8.065 unit secara wholesales dan 7.927 unit secara retail. Meski mereka menjual mobil PHEV seperti J7 dan J8 SHS, justru penyumbang utama penjualannya adalah J5 EV, dan ini terlihat jelas dari penjualannya yang melebihi 2 ribu unit selama tiga bulan pertama tahun 2026. Tingginya peminat mobil barunya ini menjadi alasan di balik larisnya J5 EV.
Kalau dilihat, penjualan model BEV di Indonesia mengalami kenaikan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Memang penjualan di bulan Maret malah menurun dari bulan sebelumnya, tapi ini diakibatkan oleh libur Lebaran, dan itu sudah menjadi sesuatu yang biasa terjadi di pasar roda empat. Kalau mereka bisa meningkatkan performa penjualannya di bulan ini, mereka bisa mencetak hasil lebih maksimal.

Persaingan Ketat
Baik BYD maupun Jaecoo masih harus menghadapi ketatnya persaingan di pasar roda empat, terlebih makin banyak merek mobil senegaranya yang berdatangan ke sini. Tapi mereka sudah punya model unggulan yang dihadirkannya, dengan model seperti J5 EV hingga M6 yang tetap diminati oleh banyak konsumen sampai sekarang. Sementara pasar roda empat juga dihadapkan dengan krisis energi, sehingga mobil listrik punya peluang lebih besar untuk bisa lebih laris terjual.

Melihat dari banyaknya model BEV yang dijual, tentu tidak mengherankan kalau kedua merek asal China ini bisa bersaing di pasarnya.






