RiderTua.com – Halo sobat pembaca RiderTua, Jaecoo sudah mencetak hasil penjualan yang memuaskan dari mobil listriknya, J5 EV. Tapi dengan banyaknya pesanan yang didapatnya, mereka harus meningkatkan kapasitas produksinya.
J5 EV Sudah Dipesan Lebih Dari 10 Ribu Unit
Bahkan sebagai mobil baru, Jaecoo J5 EV sudah menjadi buruan banyak orang sejak dirilis bulan November lalu. Dengan lebih dari 10 ribu unit yang dipesan, mereka bisa saja memenuhi semua permintaan dengan cepat, tapi sebenarnya mereka masih kesulitan untuk mengirim semua pesanan ke konsumen. Meski sudah mengirim hingga 15 ribu pesanan, unit yang sudah terkirim mencapai 3 ribu unit, jadi masih ada 12 ribu unit yang harus dikirim.

Tentu ini cukup merepotkan, apalagi produksinya masih ditangani oleh Handal Indonesia Motor, tapi kini mereka menggandeng Inchcape. Kapasitas produksinya juga sudah dimaksimalkan agar mereka bisa memproduksi dan mengirim unitnya lebih cepat, sehingga sebagian besar pemesanan bisa dipenuhi. Mungkin ini akan menjadi sesuatu yang bagus, apalagi untuk mobil seperti Jaecoo J5 EV dan produksinya sudah ditangani di dua pabrik.
Handal sendiri sudah menangani produksi berbagai merek lainnya, dan menariknya sebagian besar berupa merek asal China. Tapi ini tidak menganggu produksi mobil Jaecoo, termasuk model J7 dan J8 SHS yang juga dijualnya disini sebagai mobil PHEV unggulan di pasarnya masing-masing. Penjualan kedua model tersebut juga tidak terganggu oleh kehadiran J5 EV yang laris manis terjual di pasarnya.

Banyak Permintaan
Sejauh ini J5 EV menjadi andalannya di pasar BEV, dengan total lebih dari 3 ribu unit yang terjual hingga Februari lalu. Sementara performa penjualan J7 dan J8 SHS sepertinya masih baik-baik saja, meskipun dengan banyaknya model PHEV terbaru yang dirilis belakangan ini. Terlebih Chery sudah sukses besar dengan Tiggo 8 CSH yang menjadi PHEV terlaris tahun lalu dan menjadi incaran banyak orang di segmennya.

Jumlah pesanan J5 EV bisa dikatakan sudah jauh melampaui ekspetasi Jaecoo selama ini, karena mereka tidak menyangka bisa mendapat lebih dari 10 ribu pesanan.








