RiderTua.com – “Superbike sudah tidak cukup lagi buat saya” kata Toprak Razgatlioglu yang berani ambil risiko gabung dengan tim Yamaha yang masih bermasalah di MotoGP dengan mesin V4 barunya.. selain itu pertarungan motor prototipe jauh lebih keras adu teknologinya…di balapan manapun: pembalap hebat, tanpa motor cepat bisa tobat…
Toprak Razgatlioglu: SBK Sudah Tidak Cukup..
Toprak Razgatlioglu yang pindah dari Superbike ke MotoGP yang ber keinginan untuk bangkit kembali kini harus berhadapan dengan kenyataan yang jauh lebih kompleks..rumit bin ruwet.. Karena motor Yamaha sendiri dalam kondisi yang belum siap bertarung, semua pembalap Yamaha mengeluh, apalagi Toprak seorang rookie.

Setelah meraih gelar Superbike, kategori motor ‘harian’ tersebut menjadi terlalu kecil baginya dan ia butuh tantangan baru, dan tantangan itu bernama MotoGP. Hal ini diakui langsung oleh Toprak Razgatlioglu, menghadapi tantangan yang sangat sulit yang bisa terbukti sebagai kesuksesan besar atau justru bencana.
Yang jelas, harus diakui, rookie dari tim Prima Pramac Racing ini mengambil langkah berani! Berani memilih motor yang saat ini bisa dibilang paling bermasalah di kelas utama.. Yup, Yamaha YZR-M1 V4 penuh kendala setelah berganti ke mesin yang revolusioner. Beberapa momen kejutan memang sudah terlihat, tapi untuk benar-benar bersaing di kondisi sekarang jelas tidak mudah…
“Dalam beberapa tahun terakhir saya sudah menang banyak gelar dan balapan, tapi saya butuh tantangan baru.. Kadang Superbike terasa sudah tidak cukup lagi buat saya…”
Dengan pernyataan ini, Toprak Razgatlioglu menjelaskan kenapa dia memutuskan untuk mengubah arah kariernya.. Kenapa ia mengambil langkah besar dan sulit ke MotoGP yang sangat berbeda dari motor produksi massal yang selama ini dia kuasai..

Perubahan mentalitas yang tak terhindarkan, mengingat ia sangat terbiasa balapan di depan… Tapi target Toprak tetap jelas.. “Saya ingin bisa dekat dengan Yamaha lain saat balapan,” katanya.
Beberapa kejutan dari Toprak sempat muncul, seperti finis 3 besar yang cukup mengejutkan di sesi Practice GP Brasil, serta race pace yang setara bahkan kadang lebih baik dari sesama pembalap Yamaha.
Poin kecil yang diraih di GP Amerika terakhir adalah kepuasan kecil, meskipun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan situasi Yamaha saat ini mengecewakan semua pembalap.. bukan cuma Quartararo, tetapi juga Alex Rins dan Jack Miller.
Sebagai pendatang baru, Razgatlioglu untuk saat ini fokus menjalani prosesnya, sambil terus berusaha beradaptasi dengan karakter MotoGP yang jauh lebih ganas….

Kalau dilihat sekarang, langkah Toprak ini bener-bener kayak all-in bro… dia ninggalin zona nyaman demi sesuatu yang belum tentu berhasil ( mesin baru Yamaha V4, belum siap tempur). Di satu sisi, ini mental juara banget…gak mau stuck di situ-situ aja. Tapi di sisi lain, MotoGP itu kejam, gak peduli lo juara di mana sebelumnya. Jadi ya sekarang tinggal nunggu aja, Toprak bakal jadi cerita sukses besar… atau malah jadi pelajaran pahit di kelas tertinggi…sambil kita lihat bagaimana pembalap Yamaha lainnya tahun depan dengan 850cc dan ban baru Pirelli (gantikan Michelin).. ciaoooo…!!









