RiderTua.com – RiderTua readers sekalian, ada satu mobil listrik yang cukup menarik di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2026. Model tersebut bernama e:N2, yang berupa mobil sedan, tidak seperti e:N1 yang dihadirkan sebagai mobil SUV, atau bisa dikatakan sebagai ‘HR-V versi listrik’.
Mobil Listrik e:N2 yang Dihadirkan di Thailand
Nampaknya Honda masih belum kekurangan model BEV terbaru yang siap dirilis di sejumlah negara di seluruh dunia. Setelah SUV e:N1, kini mereka menghadirkan mobil bernama e:N2 yang dijual sebagai mobil sedan bertenaga listrik murni. Seperti e:N1, e:N2 sebenarnya merupakan versi listrik murni dari Insight, dan merupakan versi global dari e:NS2 dan e:NP2 yang dijual di China.

Meski sebagai mobil sedan, e:N2 tampil dengan desain yang cukup modern seperti Insight generasi keempat. Namanya mobil listrik tentu model ini mengandalkan motor listrik bertenaga 150 kW dan torsi 310 Nm, dan modelnya memakai penggerak roda depan alias FWD. Baterai lithium-ion berkapasitas 68,8kWh ini bisa diisi dayanya hingga penuh sekitar 9 jam 30 menit menggunakan pengisian AC. Tapi dengan pengisian DC hanya membutuhkan waktu 40 menit.
Honda membekali e:N2 dengan mode berkendara yang terdiri dari Normal, Snow, sampai Sport, walau mode Snow untuk mobil yang dijual di negara tropis terdengar agak aneh. Tapi bisa saja mode ini dipakai untuk melalui jalanan licin akibat hujan. Sementara fitur lainnya masih belum terungkap, namun bisa saja fiturnya tidak jauh berbeda dengan modelnya yang dijual di Jepang sebagai Insight.

Impor Dari India
Dengan harga sekitar Rp 740 jutaan, e:N2 sebenarnya masih didatangkan langsung dari India, jadi tidak heran mengapa harganya bisa semahal itu. Tapi kalau konsumen membeli ini bisa mendapatkan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km, serta mendapat instalasi charger rumah dengan kabel pengisi daya portabel. Pengirimannya baru bisa dilakukan akhir April mendatang.

Tentu kalau e:N2 sudah dijual di Thailand, artinya negara lainnya bisa punya kesempatan untuk mendapatkannya. Untuk Indonesia masih belum jelas, terlebih modelnya berupa sedan, dan kemungkinan hanya dihadirkan sebagai mobil sewaan seperti e:N1.







