Home MotoGP Gigi Dall’Igna: Untuk Pertama Kalinya Ducati Gagal Podium & Gagal Masuk 5...

    Gigi Dall’Igna: Untuk Pertama Kalinya Ducati Gagal Podium & Gagal Masuk 5 Besar di Klasemen, Kami Tidak akan Panik!

    Gigi Dall'Igna Pusing -Pening Kepala Berbie
    Gigi Dall'Igna

    RiderTua.com – Bro-Sis pembaca setia RiderTua. Dalam akun media sosialnya, Gigi Dall’Igna mencoba menganalisa jalannya balapan pembuka musim di Thailand akhir pekan lalu. Untuk pertama kalinya, tidak ada pembalap Ducati yang naik podium pada race utama hari Minggu. Pembalap terbaiknya adalah Fabio Di Giannantonio (Tim VR46) yang finis ke-6. Ini mematahkan rekor podium yang ditorehkan pabrikan asal Borgo Panigale itu dalam 88 balapan terturut-turut.

    Di sisi lain, dua rival mereka Aprilia dan KTM menunjukkan peningkatan yang tak bisa dianggap sepele. Marco Bezzecchi dari Aprilia sukses memenangkan grand prix setelah tampil tak terkalahkan di balapan utama, sementara Pedro Acosta dari KTM meraih kemenangan sprint pertamanya pada hari Sabtu, meski kemenangan tersebut ‘hibah’ dari Marc Marquez yang dihukum turun 1 posisi karena melakukan manuver yang membuat Acosta keluar dari trek. Tapi jika dilihat dari data, kecepatan keduanya nyaris sama.

    Gigi Dall’Igna: Untuk Pertama Kalinya Ducati Gagal Podium & Gagal Masuk 5 Besar di Klasemen, Kami Tidak akan Panik!

    Marco Bezzecchi
    Marco Bezzecchi

    Gigi Dall’Igna mengatakan, “Kejuaraan tahun ini tampaknya akan menantang dan menarik, dengan ekspektasi tinggi dan penantian penuh kesabaran untuk tantangan berikutnya. Pertama, selamat kepada para rival kami yang memang pantas untuk menang. Daya saing mereka bukanlah kejutan. Kami sudah melihatnya di akhir musim lalu terutama selama tes pramusim. Data menunjukkan bahwa kami tidak naik podium setelah 88 balapan berturut-turut dan untuk pertama kalinya dalam 102 Grand Prix tim kami tidak masuk 5 besar.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    “Jelas, kondisi ini menuntut kami untuk bekerja keras agar tidak berlanjut. Ini berarti kami harus segera menutup gap. Kami sadar akan hal itu dan kami tidak akan panik. Ini siklus alami. Penurunan performa dapat terjadi, terutama setelah periode kesuksesan yang panjang dan berkelanjutan. Sekarang fokus kami adalah menganalisis data dan peningkatan set-up untuk balapan berikutnya demi memastikan para pembalap kami kembali kompetitif.”..

    “Tentu saja masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kami sangat menyadari bahwa ini baru balapan pertama musim ini. Kalendernya masih panjang dengan berbagai karakter sirkuit yang berbeda. Setelah beberapa balapan berikutnya, barulah kami bisa memiliki gambaran yang lebih jelas tentang posisi kami terhadap para kompetitor,” imbuh insinyur asal Italia itu.

    Marc Marquez Ban Bocor
    Marc Marquez Ban Rusak

    Nasib buruk menimpa Marc Marquez di Thailand. Dalam sprint race dia harus kehilangan kemenangan, kemudian balapan utamanya berakhir di lap ke-21 dari 26 lap saat ban belakangnya meledak usai menabrak kerb di tikungan 4.

    “Intinya, itu adalah balapan yang harus kami kelola dengan cerdas. Marc melakukan hal itu dengan tepat, mengerahkan segenap hati dan jiwanya. Namun dia sangat tidak beruntung, pertama di Sprint race di mana keputusan Race Director membuatnya kehilangan kemenangan. Dan kemudian di race utama, meskipun mengalami beberapa kesulitan, podium sudah berada dalam genggamannya sebelum dia terpaksa mundur dari balapan,” pungkas Luigi Dall’Igna.

    BTW, pembalap Ducati terbaik di klasemen adalah Fabio Di Giannantonio yang berada di peringkat 7 dengan perolehan 12 poin. Sementara di klasemen konstruktor, Ducati menempati peringkat 3 dengan mengumpulkan 19 poin.

    Fabio Di Giannantonio - Hasil Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026 DAY 1
    Fabio Di Giannantonio

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini