RiderTua.com – Salam satu aspal buat pembaca setia RiderTua sekalian. Luar Biasa!!! Setelah memenangkan sprint pertamanya pada hari Sabtu, Pedro Acosta finis di posisi ke-2 dalam race utama hari Minggu di GP Thailand. Dalam sprint, rider KTM itu terlibat duel sengit melawan Marc Marquez. Di lap terakhir dari balapan 13 lap, Acosta melebar setelah disenggol Marquez, akibatnya juara dunia 9 kali itu diganjar penalti turun 1 posisi. Acosta pun kemudian mendapat ‘hibah’ kemenangan dari Marquez, dimana The Baby Alien dinilai melakukan manuver berlebihan yang menyebabkan Acosta keluar dari lintasan.
Main race hari Minggu juga tak kalah seru. Marco Bezzecchi melaju di depan sendirian, tapi di belakangnya Raul Fernandez, Marc Marquez, Acosta, dan juga Jorge Martin bertarung untuk mempebutkan podium. Setelah Marquez mundur karena masalah ban (ban kempes dan pelek peyang), akhirnya Acosta finis ke-2, Fernandez ke-3, Ai Ogura ke-4 dan Martin ke-5.
Pedro Acosta Finis ke-2: Kemarin Saya Duel Melawan Marc Marquez, Hari Ini Saya Bertarung Melawan Jorge Martin

Dari pembalap yang finis di 5 besar, hanya Pedro Acosta yang non-Aprilia. Namun rider berusia 21 tahun itu berhasil memimpin klasemen dengan perolehan 32 poin. Pencapaian ini menjadi sinyal untuk Ducati dan Aprilia bahwa KTM telah bangkit dan layak diperhitungkan musim ini.
“Kalau saya ingat betapa sulitnya bagi kami untuk mencetak poin di sini tahun lalu, tentu kami jauh lebih bahagia karena kami berhasil dua kali naik podium. Tahun lalu ekspektasi terhadap kami sangat tinggi. Selama jeda musim dingin, kami berlatih untuk tidak terlalu banyak berpikir. Kami memasuki musim dengan target utama menghindari kesalahan dan bersaing untuk finis di 5 besar,” ujar rider asal Murcia Spanyol itu.

Yang sangat menarik dan seru dari balapan hari Minggu adalah pertarungan 3 pembalap antara Acosta, Martin, dan Marquez yang saling serang dan saling balas. Namun duel tersebut justru membuka jalan bagi Acosta untuk meraih podium. Dan pada lap ke-23 dari 26 lap, dia berhasil menyalip Fernandez.
“Saya bertarung sengit melawan Marc kemarin dan melawan Jorge hari ini. Kami semua kehilangan waktu dalam duel tersebut, tetapi itu sangat menyenangkan. Sebenarnya saya ingin menjalani balapan dengan lebih tenang, tetapi di 7 lap tersisa saya rasa ini adalah kesempatan terakhir!” ungkap juara dunia Moto3 2021 dan juara dunia Moto2 2023 itu.
Apakah Acosta optimis bisa meraih juara dunia musim ini? “Kita harus terus bekerja dengan tenang dan memaksimalkan potensi yang kita miliki,” jawabnya singkat tak mau berekspektasi tinggi terlebih dulu.

Sejurus kemudian sambil tersenyum dia menambahkan,”Memimpin klasemen lebih dari 1 hari setelah memenangkan sprint, itu keren!”
Saat ini Acosta unggul 7 poin dari Bezzecchi yang menempati peringkat 2 dalam klasemen. BTW, seri berikutnya akan digelar di sirkuit Ayrton Senna Brasil pada 20-23 Maret mendatang.








