RiderTua.com – Para pembaca setia RiderTua, selama 2 tahun Johann Zarco konsisten menjadi pembalap paling sukses bagi Honda. Meski hanya berkompetisi di tim satelit LCR Castrol, rider asal Prancis itu mampu mengungguli rekan-rekannya yang berada di tim pabrikan. Tahun lalu Zarco berhasil memenangkan balapan kandangnya di Le Mans, memenangkan balapan legendaris Suzuka 8 Hours untuk Honda, dan kembali menjadi pembalap Honda terbaik di klasemen akhir dengan menempati peringkat 12 dan mengumpulkan 148 poin.
Saat peluncuran tim LCR Castrol untuk musim 2026, Honda RC213V milik Zarco tampak tidak berubah tetapi menampilkan beberapa sentuhan visual dengan perubahan pada warna abu-abu dan biru. Menurut HRC (Honda Racing Corporation), kedua pembalap tim LCR akan menerima material yang identik sejak balapan pertama.
Johann Zarco: Aleix Espargaro Sangat Cepat dan Moreira Cepat Beradaptasi dalam Tes, Ini Bikin Saya Tambah Optimis

Johann Zarco, yang pada 2026 memasuki musim ke-10 nya di MotoGP mengatakan, “Meskipun pada 2025 saya meraih kemenangan yang terasa seperti mimpi, orang-orang akan terus mengenang balapan Le Mans. Saya tidak akan berhenti bermimpi untuk meraih kemenangan pada 2026 juga. Tentang kemenangan dan gelar dunia, itu selalu menjadi target. Saya punya banyak pengalaman dan saya tidak bisa memastikan apakah itu akan cukup untuk meraihnya tahun ini. Tetapi kami akan memberikan yang terbaik.”
Keyakinan Zarco berdasar pada hasil tes shakedown Honda selama 3 hari di Sepang. Tes rider Aleix Espargaro berhasil menyelesaikan tes dengan catatan waktu tercepat yang luar biasa. Selain itu rekan setim barunya sekaligus rookie Diogo Moreira juga membukukan waktu yang lumayan cepat (1:58 menit di hari terakhir), yang berarti dia mampu beradaptasi baik dengan RC213V.

“Saya tahu Honda versi 2026 sangat bagus. Bukan hanya karena Aleix sangat cepat belakangan ini, tetapi juga karena Diogo beradaptasi dengan motor dengan sangat cepat dan mencapai catatan waktu yang baik. Dua hal tersebut membuat saya tambah percaya diri. Komentar para pembalap usai tes mengkonfirmasi hal ini,” pungkas rider berusia 35 tahun dan merupakan pembalap paling tua di grid MotoGP itu.
Persaingan internal di tim LCR Honda tahun ini kemungkinan akan lebih ketat dibandingkan tahun lalu. Moreira tampil mengesankan selama tes shakedown dan punya potensi besar untuk menjadi ancaman serius bagi Zarco, tidak seperti Somkiat Chantra pada 2025.









