RiderTua.com – Salam gaspol buat pembaca setia RiderTua, Fronx terbukti menjadi andalan barunya dengan catatan penjualan hingga 12 ribu unit. Meski belum dipastikan apakah model SUV hybrid tersebut bisa mempertahankan performa penjualannya untuk tahun ini.
Fronx Langsung Diserbu Konsumen Setelah Dirilis
Memang Suzuki hanya meluncurkan satu mobil baru saja di Indonesia sepanjang tahun lalu, tapi bukan berarti Fronx tidak punya banyak peminat di pasarnya. Justru penjualan yang didapatnya sudah mencapai angka 12.314 unit, dengan bulan Desember yang mencatatkan hasil tertinggi sebanyak 3.588 unit. Walau di bulan September dan Oktober lalu hanya ada 1.000 unit dan 834 unit yang terjual, penjualannya langsung pulih di bulan selanjutnya.

Dengan ini, Fronx bisa menjadi lawan yang sepadan bagi kompetitor di kelasnya, walau ini menimbulkan pertanyaan baru. Yaitu apakah Fronx bisa mempertahankan performa penjualannya di tahun ini, mengingat persaingannya yang masih berjalan cukup ketat. Terlebih pasar SUV semakin ramai dengan banyaknya model baru yang dirilis, dan tidak sedikit ada yang menawarkan model full hybrid, atau bahkan mobil PHEV sampai listrik murni.
Tapi Suzuki tidak takut harus bersaing dengan kompetitor di pasar SUV di Indonesia. Walau mereka tetap berharap performa penjualan Fronx bisa dipertahankan untuk tahun ini, jelas karena modelnya yang terbilang baru. Bahkan dengan banyaknya rival yang ada di pasarnya, Fronx masih punya sejumlah keunggulan pada fitur, desain, performa, sampai harganya.

Kehadiran Model Baru
Memang kehadiran Fronx sudah membantu penjualannya sepanjang tahun lalu, tapi kehadirannya tidak menganggu model lainnya seperti XL7 yang masih menjadi SUV terlarisnya. Keadaan sebaliknya justru menimpa Ertiga, dimana penjualannya mengalami penurunan drastis, walau ini bisa saja akibat kondisi pasar yang tidak menentu. Terlebih kompetitor di segmennya cukup kuat, apalagi dengan kehadiran Veloz HEV yang dirilis bulan November lalu.

Walau demikian, mereka masih tetap menjual sejumlah mobil unggulannya tersebut di Indonesia. Bahkan setelah sebelumnya mereka menghentikan penjualan Baleno Hatchback agar bisa memberi lebih banyak ruang untuk Fronx dan model lainnya.








