RiderTua.com – Boleh dibilang Xiaomi menjadi salah satu merek smartphone ternama di seluruh dunia. Tapi mereka tidak hanya dikenal sebagai produsen ponsel pintar saja, melainkan sebagai produsen mobil listrik yang menjual dua model sejauh ini, yaitu SU7 dan YU7. Sayangnya mereka baru menjualnya di Negeri Tirai Bambu saja, walau mereka sudah punya rencana untuk menjualnya di pasar global tahun 2027 mendatang.
SU7 dan YU7 Jadi Rebutan Konsumen di Negeri Tirai Bambu
Sejak merilis SU7 tahun lalu, mobil pertama dari Xiaomi ini sukses menarik perhatian banyak konsumen di kampung halamannya, bahkan bisa terjual puluhan ribu unit dalam waktu singkat. Tidak sampai disitu, beberapa waktu lalu mereka menghadirkan YU7 dan mendapat kesuksesan serupa, dimana sudah ada 10 ribu unit yang dipesan hanya enam menit setelah dirilis. Jelas ini menjadi sebuah kesuksesan besar meski baru berjualan mobil selama lebih dari setahun.
Dengan popularitas mobil listrik yang masih tinggi, mereka bisa saja ikut terjun ke pasar BEV global. Namun mereka baru bisa melakukannya sekitar tahun 2027, artinya konsumen di seluruh dunia harus menunggu selama dua tahun sampai SU7 atau YU7 resmi dijual. Memang waktunya cukup lama, tapi itu sudah cukup untuk mempersiapkan penjualannya.

Penuhi Permintaan Pasar
Sebenarnya mereka melakukannya dua tahun lagi karena mereka masih kesulitan untuk memenuhi permintaan di dalam negeri. Bagaimana tidak, dengan permintaan SU7 dan YU7 yang melonjak, mereka cukup kesulitan untuk memproduksi banyak unit agar segera dikirim ke konsumen. Biasanya kalau ini terjadi, maka produsen bisa meningkatkan kapasitas produksinya, tapi bagi Xiaomi itu masih menjadi tantangan besar lainnya.
Walau demikian, mereka nampaknya cukup tertarik untuk segera menjual mobilnya di pasar global. Kalau SU7 dan YU7 bisa dijual di seluruh dunia, maka Indonesia juga bisa mendapat modelnya.






