Bos KTM: Brad Binder adalah Pembalap Hebat

RiderTua.com – Setelah Brad Binder dan Miguel Oliveira masing-masing menempati posisi 3 dan 8 di grid, tim Red Bull KTM senang dengan posisi start yang bagus untuk balapan 24 lap GP Jepang di Mobility Resort Motegi. Pada akhirnya, Binder berhasil naik podium setelah finis ke-2 dan Oliveira finis ke-5 yang sangat memuaskan. Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer melihat ada peningkatan dari GP Aragon dengan posisi grid 10 dan 11 dan finis ke-4 dan ke-11 dalam balapan. “Kami punya pembalap hebat (Brad). Dia berhasil menunjukkannya lagi di Motegi,” kata Beirer.

Bos KTM: Brad Binder adalah Pembalap Hebat

Seperti diketahui, di Assen dan Silverstone Brad Binder dan Miguel Oliveira berada di antara pembalap depan tetapi KTM harus menunggu 13 balapan untuk naik podium setelah kemenangan Oliveira di Mandalika. Apakah posisi ke-3 di grid memberi Pit Beirer harapan?

Bos asal Austria itu menjawab, “Nah, setelah akhir-akhir ini kami memiliki kecepatan balapan yang bagus, saya juga berharap untuk balapan yang bagus. Kami punya feeling bahwa kemungkinan besar dapat meraih podium berkat posisi start ini. Di Minggu pagi, kami seluruh tim punya feeling seperti ini.”

“Dengan Brad, kami punya pembalap hebat di pihak kami. Dia berhasil menunjukkannya lagi di Motegi. Kami semua senang karena kami sudah lama tidak naik podium. Itu adalah balasan yang baik untuk seluruh tim yang bekerja keras untuk itu,” imbuh Pit Beirer.

Brad Binder sempat memimpin balapan di tikungan pertama. Apakah terbersit dalam pikiran Pit tentang kemenangan? “Tidak. Karena jika berbicara tentang kemenangan saat ini, itu terdengar sombong. Sekarang kami harus bekerja dengan cara kami kembali ke podium langkah demi langkah. Jelas bagi kami, ada sedikit keluhan tentang performa start kami, kami telah membuktikannya beberapa kali. Tidak mengherankan jika Brad mampu gas pol di tikungan pertama sebagai pemimpin. Terima kasih kepada departemen mesin!” ujar Pit Beirer.

“Tapi kemudian kami belum dapat memastikan pilihan bannya. Ada menu lengkap mulai dari soft, medium, hingga hard di bagian belakang. Insinyur ban kami Andre Canto sekali lagi membuat pilihan yang tepat sekali. Dia berani menentukan pilihan dengan ban belakang hard,” lanjutnya.

Karena hari Sabtu turun hujan deras dan satu-satunya sesi latihan di trek kering hanyalah FP1 pada hari Jumat, tidak ada pembalap di grid yang memiliki pengalaman dengan ban balap, setidaknya tidak dalam jangka panjang. “Sudah jelas bahwa kita harus benar-benar berhati-hati dengan pilihan ban ‘hard hard’ di awal hingga ban benar-benar hangat.
Tapi semuanya berjalan baik,” jelasnya.

Pit Beirer menambahkan, “Jelas merupakan tujuan besar kami untuk naik podium minggu ini setelah melewatkannya dengan selisih 0,2 detik di Aragon. Fakta bahwa naik dari posisi ke-3 dan finis di posisi ke-2, pada akhirnya murni adalah manuver Brad Binder yang cerdik di lap terakhir. Tentu kami sangat senang dengan hal itu.”

Pada hari Kamis, Brad Binder masih ragu apakah Motegi dengan tikungan lambatnya cocok untuk KTM. Tapi motornya sekarang bekerja jauh lebih baik ketimbang yang sering dilakukan dalam beberapa bulan terakhir di sirkuit yang berbeda seperti Aragon dan Motegi. “Kami membawa pulang kelemahan yang disebutkan di atas sebagai hasil yang sangat bagus dibanding Spielberg. Kemudian kami fokus pada hal-hal itu di minggu-minggu berikutnya,” ujar Pit.

“Sudah ada pembaruan selama tes di Misano. Tentu saja kami telah meningkat di area ini. Itu adalah tujuan kami. Itu berhasil. Sangat penting karena kami melihat ke depan bahwa kami tampil baik di trek yang berbeda sekarang,” pungkas bos KTM itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: