Alex Rins Ingin Menjadikan Honda Motor Pemenang Lagi, Wah!

RiderTua.com – Pada jeda musim panas, LCR mengumumkan penandatanganan Alex Rins untuk musim mendatang. Rider berusia 26 tahun yang telah mengendarai Suzuki GSX-RR sejak debutnya di MotoGP pada tahun 2017 itu, akan pindah ke Honda RC213V dimana motor ini telah menyebabkan beberapa kesulitan bagi pembalap Honda saat ini di paruh pertama musim. Selain itu, Rins juga mempertanyakan proporsionalitas long lap penalti yang akan dijatuhkan kepada Fabio Quartararo di Silverstone pada hari Minggu esok.

Alex Rins Ingin Menjadikan Honda Motor Pemenang Lagi

Ketika ditanya tentang tantangan masa depan, Rins mengatakan, “Saat liburan musim panas, saya senang dapat mengumumkan bahwa saya akan bergabung dengan LCR Honda untuk tahun depan. Ini benar-benar berita bagus bagi saya, saya sangat menantikannya. Karena itu tantangan besar. Saya akan mencoba menggunakan semua pengalaman saya untuk meningkatkan motor, mencoba menjadikannya motor yang kompetitif dan motor pemenang lagi.”

“Pertama, kami masih memiliki 9 balapan musim ini, saat ini Suzuki bekerja dengan cukup baik. Saya ingin memiliki kecepatan lagi seperti yang kami alami pada balapan pertama dengan podium di Texas dan Argentina. Saya pikir kami berada di jalur yang benar. Sayangnya beberapa balapan terakhir sebelum jeda, agak sulit bagi saya ditambah dengan cedera pergelangan tangan. Tapi sekarang saya dalam kondisi 100 persen, jadi kami akan mencoba bertarung,” imbuhnya.

Tulang segitiga kiri salah satu tulang karpal Rins patah dalam crash di awal balapan yang mengerikan di Montmelo. Takaaki Nakagami sempat menyalip pembalap Suzuki itu dan Pecco Bagnaia di tikungan pertama, namun pembalap asal Jepang itu lolos tanpa penalti. Berbeda dengan Fabio Quartararo, yang harus menjalani long lap penalti di Silverstone karena manuver menyalipnya yang gagal melawan Aleix Espargaro di Assen pada hari Minggu.

“Ada dua jenis tabrakan. Satu, saat kita mencoba menyalip dan bagian depan kita hilang grip, dan yang lainnya, misalnya crash di Montmelo. Pertanyaannya adalah mengapa tidak ada penalti di Montmelo. Aku tidak tahu. Saya tidak sepenuhnya setuju dengan penalti Fabio, tetapi mereka harus memulai dari suatu tempat,” ujar Rins merangkum perspektifnya.

Alex Rins adalah salah satu favorit di GP Inggris, setelah dia berhasil mengalahkan Marc Marquez menjelang garis finis yang mendebarkan di Silverstone 2019. Tahun 2021 lalu dia juga naik podium lagi.

“Ini pasti akan menjadi balapan yang sulit karena banyak orang berkata, ‘Ini Silverstone, kamu akan menang atau kamu akan naik podium’. Tapi level di MotoGP tinggi, banyak pembalap yang sangat cepat. Jadi kami harus memulai hari Jumat dan melihat di mana kami berada, dan apakah kami bisa sedikit meningkatkan set-up. Kuncinya adalah kualifikasi dan kemudian kita lihat apa yang akan terjadi dalam balapan,” pungkas rekan setim Joan Mir itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page