Honda Umumkan Recall Mobilnya di Malaysia, Indonesia?

RiderTua.com – Honda Malaysia tiba-tiba mengumumkan recall terhadap mobilnya. Empat model yang terdampak, City Sedan dan Hatchback, BR-V, serta HR-V, disebut memiliki masalah pada komponennya. Ditakutkan Honda bisa saja melakukan hal serupa di Indonesia. Sebab keempat model ini dijual di Tanah Air.

Baca juga: Honda Diam-diam Daftarkan Mobil Baru di Indonesia?

Honda Bisa Saja Menarik Mobilnya di Indonesia?

Dua varian City yang di-recall oleh Honda Malaysia disebutkan mengalami masalah pada komponen terminal ACG (alternating current generator). Tepatnya pada bagian murnya yang disebut kurang kencang saat dipasang. Jika dibiarkan, maka bisa mengakibatkan kerusakan baterai, sehingga mesin dapat mati begitu saja saat dikendarai, dan mobil tidak dapat dihidupkan kembali.

Sementara untuk BR-V dan HR-V, baut pada bagian wire harness berpotensi menyebabkan kabelnya melonggar. Keadaannya seperti dengan masalah pada ACG City series, yaitu mesin dapat mati dengan sendirinya. Semua masalah ini bisa cukup menganggu jika mobil menjadi kendaraan harian bagi penggunanya.

(Motoqar)

Model Unggulan

Untuk City Sedan (2021) dan Hatchback (2022), tercatat ada 1.068 unit yang terdampak, sementara BR-V (2021) dan HR-V (2020) sebanyak 343 unit. Honda akan berusaha semaksimal mungkin untuk segera mengatasi masalah tersebut. Tapi dikhawatirkan kalau recall ini bakal menyebar hingga ke Indonesia, terlebih empat model ini menjadi unggulannya Honda disini.

Namun Honda Prospect Motor (HPM) memastikan kalau Indonesia tidak akan terkena dampak dari penarikan tersebut. Unit yang dijual di Malaysia kurang lebih berbeda dengan di Tanah Air. Terlebih hanya generasi lama HR-V dan BR-V yang terkena dampaknya, sehingga kedua SUV ini masih aman untuk sekarang.

Tapi tetap saja, HPM akan terus memantau kondisi apakah mereka menemukan masalah serupa pada keempat mobilnya tersebut.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page