Alex Marquez Jadi Tumpuan Honda dalam Uji Coba, Pol Siap Angkat Koper?

RiderTua.com – Alex Marquez harus melahap hingga 96 lap pada tes hari Senin di Circuit de Barcelona-Catalunya. Pembalap LCR Honda itu menjadi satu-satunya pembalap MotoGP yang menyelesaikan tes dengan begitu banyak lap. Padahal, rider berusia 26 tahun itu baru saja dinyatakan fit usai mengalami crash serius di FP4 pada Minggu pagi GP Catalunya. Hebatnya, meski start dari posisi paling belakang, rider adik Marc Marquez itu berhasil finis ke-10 dan menjadi satu-satunya pembalap Honda yang mencetak poin. Mengingat betapa pentingnya tes di Barcelona bagi Honda untuk meningkatkan performa di paruh kedua musim 2022, mereka hanya dapat mengandalkan Alex. Kenapa? apakah karena Bradl, Taka dan Marc kurang fit, sementara Pol sudah siap-siap berkemas dan angkat kopernya dari HRC 🤔

Alex Marquez Menjadi Tumpuan Honda untuk Melakukan Tes

“Ini adalah tes yang panjang, ​​kami mencoba banyak sekali part dan itu yang paling penting,” ungkap juara dunia dua kali itu (2014 di Moto3 dan 2019 di Moto2). Antara lain, menguji dua varian sasis dan swing arm baru yang pertama kali digunakan oleh Marc Marquez di Mugello.

Alex menambahkan, “Saya berusaha memberikan 100 persen dan memberikan masukan yang maksimal untuk membantu HRC. Mereka berusaha keras untuk meningkatkan motor kami. Saya dan mereka tahu, kami masih perlu perbaikan. Tapi taruhannya sangat tinggi. Kami mencoba banyak hal. Tapi seperti biasa, beberapa ada yang positif sementara yang lain negatif. Tapi itu adalah tes penting bagi kami untuk menyampaikan informasi ke Jepang. Saya pikir kami bisa cepat di paruh kedua musim. Informasi ini akan sangat penting untuk bekerja ke arah itu.”

Karena rekan setimnya Takaaki Nakagami berada di rumah sakit, kakaknya Marc Marquez absen setelah menjalani operasi lengan atas keempatnya dan Pol Espargaro kemungkinan besar akan meninggalkan Honda pada akhir musim, sebagian besar pekerjaan tes bertumpu pada Alex Marquez. Selain itu tes rider Stefan Bradl tidak dalam performa terbaiknya setelah mengalami crash di balapan.

“Pada hari Senin, kondisi fisik saya tidak terlalu baik. Bahu saya masih sedikit sakit. Meski demikian, itu adalah tes yang bagus secara keseluruhan karena kami mampu melakukan semua yang perlu kami lakukan. Kami melakukan beberapa tes back-to-back untuk memberi para insinyur lebih banyak informasi untuk masa depan, dan juga melakukan beberapa tes ban untuk Michelin,” pungkas rider LCR Castrol itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page