Nasib Enea Bastianini Diujung Fairing Baru GP21

RiderTua.com – Pada bulan Juni, manajemen puncak Borgo Panigale harus membuat keputusan siapa yang menjadi rekan Pecco di tim resmi. Dengan Enea Bastianini tampaknya menjadi favorit karena menunggangi Desmosedici GP21 yang lebih sedikit masalah, infonya dia akan dilengkapi dengan paket aerodinamis baru mulai seri berikutnya di putaran berikutnya di Le Mans. Yang bisa jadi berpotensi blunder.. Perubahan paket motor adalah risiko ketika posisi penting sedang dipertaruhkan.. “Fairing baru lebih ramping, yang aneh pada awalnya. Saya memang cepat ketika mengubah arah, tetapi sedikit kurang stabil. Fairing baru ini memiliki pro dan kontra. Itu bagus di sini (di Jerez), saya tidak tahu bagaimana di trek lain. Sekarang kami perlu waktu untuk mengevaluasi apakah akan menggunakannya juga di Le Mans”. Nah kan, sudah jelas masalahnya apakah dengan fairing baru akan mengubah keseimbangan GP21 yang sudah stabil dan membuat performa Bestia justru ambyar?

Ada kesepakatan umum antara Ducati, Enea Bastianini dan Jorge Martin. Pembalap yang akan keluar harus menerima persyaratan resmi untuk musim MotoGP berikutnya, meskipun dalam tim satelit. Enea tampaknya menerima tawaran itu, Jorge masih belum pasti, tetapi dengan keluarnya Suzuki di grid mulai 2023 dan dengan dua pembalap (Joan Mir dan Alex Rins) alternatif pindah ke tim lain berkurang secara drastis. “Tujuannya ke tim resmi.. Untuk saat ini saya fokus pada kejuaraan ini,” kata Bestia.

Bisakah Pramac menjadi alternatif untuk masa depan Bestia? “Pertanyaan sulit. Saya pikir itu semua tergantung pada apa yang ingin dilakukan Ducati, bagaimanapun juga merekalah yang memutuskan segalanya. Tahun depan saya akan memiliki paket yang sepenuhnya resmi, itu sudah pasti, dan kemudian kita akan melihat tim mana yang mereka inginkan, ingin memakai saya atau apa yang ingin mereka lakukan”. Kemungkinan pindah ke Honda sekarang semakin kecil karena Joan Mir.

Martin Kesulitan

Empat carsh dalam enam balapan tentu bukan pertanda yang baik untuk Jorge Martin. Podium di Argentina membuat harapan untuk mendarat di tim pabrikan Ducati tetap menyala, tetapi hasilnya di klasemen tidak terbantahkan. “Saya mengalami sedikit momen ‘gelap’… tetapi itu membantu saya mendapatkan kekuatan ,” katanya baru-baru ini.

Sementara dengan fairing baru jelas tim mekanik Bastianini harus jeli, apakah justru akan mengganggu stabilitas GP21 atau bisa meningkatkan performa motor.. Karena hal ini menentukan masa depannya.. Semakin ‘oleng‘ motornya, semakin goyah masa depan Bestia.. 😁

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: