Fabio Quartararo Favorit Menang di GP Jerez?

RiderTua.com – Bukan tanpa alasan Fabio Quartararo difavoritkan menang di GP Jerez. Dari 4 balapan MotoGP, pembalap Yamaha itu berhasil menyapu bersih pole position di sirkuit yang terletak di Andalusia itu. Ditambah lagi, kemenangan pertama musim ini di GP Portimao seminggu yang lalu. Dimana berkat tambahan 25 poin, pembalap berjuluk El Diablo itu berhasil menggeser Enea Bastianini (Gresini) sebagai pemimpin klasemen dari peringkat 5 sebelumnya.

Fabio Quartararo Favorit Menang di GP Jerez?

Quartararo bergabung di tim satelit Petronas Yamaha pada musim 2019. Di musim debutnya di kelas utama, dia melakoni balapan yang spektakuler. Sebagai rookie dia berhasil menempati peringkat 5 dalam klasemen keseluruhan, bahkan dia bisa mengalahkan legenda MotoGP Valentino Rossi yang berada di peringkat 7 saat itu. Kini para manajer Yamaha akhirnya tahu, bahwa bakat luar biasa yang mereka rekrut yang sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, merupakan pilihan yang tepat.

Pada tahun 2021 di tahun pertama Quartararo bersama Tim Pabrikan Monster Yamaha, dia berhasil meraih gelar dunia MotoGP. Namun jika melihat musim 2022, performa luar biasa pembalap berusia 23 tahun itu semakin terlihat.

Di GP Qatar, Quartararo finis di urutan ke-9, kalah 10,5 detik dari pemenang Enea Bastianini (Gresini). Pembalap Yamaha terbaik kedua adalah Franco Morbidelli yang finis di posisi ke-11 terpaut 6,2 detik di belakang Quartararo.

Pada seri kedua di GP Mandalika, Quartararo berhasil naik podium pertama musim ini setelah finis di posisi ke-2, kalah 2,2 detik dari pemenang Miguel Oliveira. Pembalap terbaik kedua Yamaha adalah Morbidelli finis di urutan ke-7, kalah 19,9 detik dari Quartararo.

Di Termas de Rio Hondo Argentina, Quartararo melewati garis finis di posisi ke-7, kalah 10,2 detik dari pemenang Aleix Espargaro. Pembalap terbaik kedua Yamaha adalah Darryn Binder yang finis di urutan ke-18, tertinggal 18,5 detik dari Quartararo.

Di GP Texas, pembalap asal Prancis itu finis di urutan ke-7, kalah 6,7 detik dari pemenang Bastianini. Pembalap terbaik kedua Yamaha adalah Andrea Dovizioso yang finis di tempat ke-15, tertinggal 22,6 detik dari Quartararo.

Balapan terakhir di Portimao, Quartararo merayakan kemenangan perdana musim ini dan sebagai pembalap Yamaha terbaik kedua adalah Dovizioso finis di urutan ke-11, 29 detik di belakang juara bertahan itu.

Di Jerez, Quartararo dipastikan akan tampil percaya diri. Karena dia berhasil membukukan 4 kali pole position dalam 4 balapan pertamanya di MotoGP serta merayakan 2 kemenangan dalam 2 balapan ganda di Jerez pada Juli 2020. Tapi tahun lalu El Diablo harus puas finis di posisi 13 kalah 18,9 detik di belakang pemenang Jack Miller, karena pada saat itu rider Yamaha itu menderita cedera arm pump dan langsung menjalani operasi setelahnya.

Pemimpin klasemen saat ini mengatakan, “Saya tidak bisa mengatakan saya mencetak skor buruk di Jerez tahun lalu, karena saya crash parah di sini pada 2021. Saat itu tidak ada masalah dengan motornya, tapi dengan arm pump saya. Dalam latihan saya sangat cepat. Operasi yang dilakukan setelah balapan berjalan dengan sempurna. Jadi saya lebih suka berbicara tentang masa kini.”

“Kemenangan di Portugal penting bagi tim, karena sekarang kami memiliki posisi yang lebih baik di klasemen. Pada balapan hari Minggu saya benar-benar kembali cepat seperti musim lalu, saya bisa mencatat waktu 1:39,4 menit di lap 3 balapan. Fakta bahwa saya bisa bertarung untuk meraih kemenangan setelah awal musim yang sulit, sangat menggembirakan dan sangat menyenangkan. Tapi di Jerez dimulai babak baru. Pertama kita harus menyelesaikan hari Jumat dengan lebih baik,” pungkas El Diablo.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives