Remy Gardner: Pengalaman Pertama Balapan Hujan di MotoGP

RiderTua.com – Remy Gardner: Pengalaman pertama balapan hujan di MotoGP… Balapan Moto2 dan Moto3 GP Indonesia di sirkuit Mandalika berjalan sesuai rencana yakni dalam kondisi kering. Namun 40 menit kemudian, hujan deras mengguyur sirkuit sepanjang 4,3 km yang terletak di Pulau Lombok itu. Balapan MotoGP pun harus ditunda selama 75 menit, karena lintasan tidak bisa dilalui. Akhirnya, hujan berhenti dan memungkinkan balapan berlangsung tanpa hambatan besar. Ini merupakan balapan pertama dalam kondisi wet race bagi Remy Gardner untuk mengumpulkan pengalaman. Kini pembalap Tech3 KTM itu menempati posisi ke-2 dalam peringkat rookie, di belakang Darryn Binder (WithU Yamaha RNF).

Remy Gardner: Pengalaman Pertama Balapan Hujan di MotoGP

Begitu rookie asal Australia itu mulai lebih baik dalam memahami ban dan limitnya, Remy membalap sendirian di belakang tetapi itu memungkinkan dia untuk fokus pada catatan waktunya dan berhasil meningkat menjelang akhir balapan. Bahkan catatan waktu rider berusia 24 tahun itu tak melebihi 1’41 menit, yakni di 1′.40.245 menit pada lap terakhirnya. Catatan waktu yang lebih cepat dari 7 pembalap di depannya.

Seperti rekan setimnya Raul Fernandez, Remy pulang dengan mengambil pelajaran dan pengalaman berharga dari balapan ini. Dia kemudian akan bersiap menghadapi seri ketiga musim 2022 di Argentina.

Remy mengatakan, “Bagi saya ini adalah pertama kalinya saya mengendarai motor MotoGP di tengah hujan. Jadi tidak pernah ideal untuk mendekati balapan, ketika kita belum pernah mencoba motor dalam kondisi basah sebelumnya. Jujur, saya mengharapkan lebih dari balapan hari ini. Saya memiliki masalah visibilitas karena hujan, terutama berada di belakang dengan banyak semprotan air. Jadi ya, itu adalah balapan yang sangat sulit. Tetapi penting untuk menyelesaikannya, memahami ban dengan lebih baik dan mendapatkan pengalaman.”

Sambil tertawa, putra mantan juara dunia Wayne Gardner itu menambahkan, “Akhirnya, tiga lap terakhir tidak terlalu buruk kecuali untuk kecepatan. Karena saya benar-benar sendirian tanpa seorang pembalap pun di depan saya, jadi saya bisa melihat sedikit lebih baik dan sedikit berakselerasi.”

“Saya berhasil melakukan 20 lap dan saya akan menyimpannya sebagai pengalaman berharga untuk masa depan, tapi itu jelas bukan hari terbaik saya. Apa pun itu, kita hanya harus terus berjalan. Hal positifnya adalah saya bisa balapan MotoGP di kondisi basah, jadi saya bisa belajar banyak tentang ban. Dimana ban sangat berbeda dari Moto2, dengan grip yang lebih banyak. Jadi saya harus lebih memahami limitnya dalam 3 lap terakhir. Saya mencoba untuk tetap positif dan melaju ke balapan berikutnya,” pungkas Remy Gardner.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives