Remy Gardner: Panas dan Lelah!

RiderTua.com – Remy Gardner: Panas dan lelah… Pembalap Tech3 KTM MotoGP itu hanya kalah 1 detik dalam dua sesi latihan bebas pertama di Mandalika pada hari Jumat. Gap itu akhirnya membuat Juara Dunia Moto2 asal Australia itu berakhir di urutan ke-18 pada timesheet gabungan. Rookie berusia 24 tahun itu berbicara tentang trek dan kondisi eksternal di sirkuit yang terletak di Pulau Lombok itu.

Remy Gardner: Panas dan Lelah

Berbeda dengan sesi pagi di FP1, Remy Gardner adalah rookie dengan posisi terendah. “Rasanya cukup nyaman. Gripnya lebih baik, tapi tentu saja tidak sebagus di lintasan lainnya. Itu juga tidak mengejutkan. Karena aspal lama masih cukup kotor. Tapi mereka membuat yang terbaik dari situasi. Tapi mereka memperbaiki bagian terburuk, itu bagus,” ujar rekan setim Raul Fernandez itu.

“Pada akhirnya kami mendapat tekanan, tapi itu tidak buruk. Kami pergi ke arah yang sama sekali berbeda dengan motor di tengah sesi di sore hari. Itu kembali ke apa yang diketahui KTM dan para pembalap. Tapi itu bukan set-up favorit saya,” imbuh Remy.

Putra mantan pembalap Wayne Gardner itu menambahkan, “Tapi sepertinya koordinasi ini akan efisien. Jika saya menyesuaikannya dengan lebih baik, itu bisa memiliki efek yang cukup positif. Lap pertama dengan set-up baru adalah lap tercepat hari ini bagi saya. Saya hanya perlu lebih banyak waktu. Saya masih tertinggal 0,5 detik di belakang para pembalap lain. Tapi itu baru hari pertama.”

“Ini juga akan melelahkan jika treknya basah. Kemiringan sangat menuntut. Sebagian besar pembalap mengalami masalah, terutama karena panas. Kita bisa merasakannya setelah 6 atau 7 lap. Simulasi balap tidak mudah selama tes. Masalah grip juga tidak akan mudah dalam balapan 27 lap,” ungkap Remy.

Gardner kemudian melanjutkan, “Sungguh mengejutkan ketika saya datang ke sini minggu ini, terutama di siang hari. Minggu lalu saya masih berada di salju dengan suhu 2 derajat. Itu intens, terutama di FP2 dengan empat tugas. Kami tidak istirahat, keluar masuk. Tentu saja saya lelah. Saya pikir pembalap lain juga. Lagi pula, saya tidak melakukan sesuatu yang istimewa.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives