Jorge Martin: Kami Tidak Kompetitif!

RiderTua.com –  Jorge Martin: Kami tidak kompetitif, meskipun tanpa jatuh, kemungkinan podium bagi Martin akan sulit.. Tidak seperti Bestia yang gacor menggunakan GP21, sejak awal balapan, pembalap Pramac Ducati yang memakai GP22 itu melorot tajam dan kehilangan beberapa posisi dan dia tidak pernah menemukan ritmenya. Rider Pramac Ducati itu hanya menyelesaikan 11 lap di GP Qatar pada hari Minggu. Pada lap 12, Pecco Bagnaia menabraknya di tikungan 1. Tapi memang murid VR46 itu tidak bisa menghindari crash dan membawa Martin jatuh bersamanya. Pembalap asal Spanyol itu kena benturan dari motor Pecco yang tergelincir dan mendarat di gravel (kerikil). Setelah beberapa saat Martin bangkit dan Bagnaia langsung meminta maaf padanya. Ada apa dengan GP22?

Jorge Martin: Kami Tidak Kompetitif

Usai balapan Jorge Martin mengatakan, “Tangan kanan saya terasa sangat sakit, kami akan memeriksanya di Barcelona pada hari Senin. Saya harap tidak ada yang patah dan saya bisa balapan di Indonesia. Itulah kali pertama saya merasa takut dalam hidup saya. Saya mendarat di kerikil yang berlangsung sangat cepat dan saya berada di antara motor. Saya membentur motor Pecco dan kemudian rasa sakit itu datang.”

Sejak awal balapan, pembalap Pramac Ducati itu kehilangan beberapa posisi dan dia tidak pernah menemukan ritmenya. “Start saya cukup bagus, saya hampir mencapai 3 besar, tapi kemudian saya harus melambat karena menjadi sangat ketat dan itulah mengapa beberapa pembalap menyalip saya. Sejak saat itu segalanya menjadi salah bagi saya. Bukan hari terbaik bagi kami, tapi tetap semangat dan lanjutkan,” ujar pembalap berusia 24 tahun itu menyemangati dirinya sendiri.

Hasil Race MotoGP Qatar 2022
Hasil Race MotoGP Qatar 2022

“Saya kesal karena kami tidak kompetitif. Saya berharap kami bisa bersaing untuk merebut kemenangan atau setidaknya untuk podium. Sayangnya, kecepatannya tidak ada dan kami memiliki beberapa masalah. Saya bahkan tidak bisa menyalip Aprilia atau Suzuki, itu selalu menjadi poin terkuat kami. Sayangnya, kami tidak lagi memiliki area yang menonjol. Lebih dari 7 atau 8 posisi tidak akan mungkin,” pungkas rekan setim Johann Zarco itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives