Luca Marini Diremehkan karena Adik Rossi?

RiderTua.com – Luca Marini mengatakan bahwa orang sering skeptis dan cenderung meremehkan dia, karena bisa ke MotoGP berkat bantuan kakaknya yang kesohor itu… Pada hari Jumat atau sehari setelah peluncuran tim, Mooney VR46 Racing Team mengadakan sesi konferensi pers bersama para pembalap. Dan di musim MotoGP keduanya, Luca Marini yang sudah memenangkan balapan sebanyak 6 kali dan 5 kali pole position ini kini fokus untuk meraih podium sebagai targetnya. Fakta bahwa dia berkompetisi di Mooney VR46 Racing Team milik kakaknya Valentino Rossi, bukanlah karena keistimewaan, menjadi runner-up sebelum ke MotoGP adalah buktinya..

Luca Marini: Orang Sering Skeptis Terhadap Saya

Rider berusia 24 tahun itu berkata, “Tidak. Kalau boleh jujur, saya tidak punya firasat bahwa ini akan mengubah apa pun. Kami menginginkan semuanya sama, bahkan jika kita berada di tim yang berbeda. Targetnya selalu untuk memaksimalkannya dan bertarung untuk posisi yang diperhitungkan di setiap balapan.”

“Sangat menyenangkan, kami juga dapat berbagi momen ini dengan Vale. Karena mungkin kita dapat berbicara dengannya tentang lebih banyak hal, ketimbang dengan bos lain. Tetapi jika kita akhirnya duduk di pit, itu tidak ada bedanya,” tegas Luca.

Siapa pun yang bekerja dengan Luca Marini biasanya hanya mengatakan hal-hal baik. Seperti misalnya, kemarin Manajer tim Pablo Nieto yang berbicara tentang runner-up Moto2 2020 itu. Namun dari luar, pembalap Ducati VR46 itu sering ditanggapi skeptis, mungkin justru karena dia didukung oleh kakaknya yang seorang pembalap beken itu.

Menanggapi hal ini Luca mengatakan, “Ini tentu aspek yang menarik, karena memang benar banyak orang yang skeptis. Saya akan mengundang semua orang, untuk mengenal saya lebih baik dan mengobrol sedikit dengan saya. Saya percaya bahwa setiap orang yang punya kesempatan untuk bekerja dengan saya, juga mengerti orang macam apa saya.”

“Ketika mereka berbicara hal baik tentang saya, itu membuat saya bahagia. Ini juga berarti bahwa pada akhirnya orang yang skeptis mungkin salah. Yang bisa saya lakukan adalah menunjukkan bakat dan kecepatan saya dengan hasil di jalurnya. Saya rasa, saya punya peluang bagus untuk melakukannya tahun ini,” imbuh ‘Maro’ dengan tenang dan percaya diri.

Di tahun pertamanya di MotoGP, Marini tampil mengecewakan dengan GP19 di tim Avintia Esponsorama. Sementara Jorge Martin menang sebagai rookie di Spielberg dan Enea Bastianini dua kali naik podium setelah finis di posisi ke-3 di GP Misano 1 dan 2. Sedangkan Luca hanya menempati peringkat 19 di kejuaraan dunia.

Meski begitu, dia tidak melihat 2022 sebagai tahun balas dendam, meski kini Luca menunggangi Ducati Desmosedici GP22 terbaru di Mooney VR46 Racing Team. “Tahun lalu saya berada dalam situasi yang berbeda dan benar-benar berbeda dari Martin. Tetapi juga dalam situasi yang sedikit berbeda dari Enea. Saya tidak berpikir tahun ini harus menjadi tahun balas dendam, tetapi tahun pengembangan dan bersenang-senang di atas motor. Dan tahun di mana saya ingin mendapatkan hasil yang baik,” tegas Luca optimis.

Marini menambahkan, “Tahun sebelumnya jauh lebih menegangkan karena semuanya lebih sulit. Jika paket teknis kita tidak sesuai standar, kita akan lebih stres untuk mencoba berbuat lebih banyak. Itu adalah masalah tahun lalu, karena saya tidak bisa membalap dengan tenang.”

“Jika kita punya perasaan bahwa kita dapat melakukan lebih banyak tetapi kita tidak dapat menunjukkannya di trek karena aspek-aspek tertentu, maka itu jauh lebih menegangkan ketimbang situasi di mana kita berada di level yang sama dengan yang lain. Karena hanya kita yang harus melakukannya, itu hanya bergantung pada kita, itu jauh lebih baik. Tentu saja itu juga berarti tanggung jawab, tetapi pembalap yang sebenarnya kemudian membuat perbedaan.”

“Saya pikir tahun ini saya bisa bersenang-senang dan menunjukkan yang terbaik, dengan motor yang fantastis dan bekerja dengan orang-orang yang sangat saya kagumi. Itu tujuannya, bukan balas dendam. Saya di sini untuk melakukan yang terbaik dan mencoba naik podium dan menang,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives