Quartararo: Tidak Ada Kemajuan, Sulit Bersaing dengan 8 Ducati

RiderTua.com – Quartararo: Tidak ada kemajuan, sulit bersaing dengan 8 Ducati… Kondisi trek Mandalika yang buruk pada hari Jumat, tidak memudahkan para pembalap MotoGP melakoni tes hari pertama. Di hari kedua, kondisi di lintasan sepanjang 4,3 km juga tidak sempurna, tetapi cukup baik bagi Fabio Quartararo untuk menyelesaikan tes yang tepat. “Saya akan mendapatkan semuanya dari tahun ini. Jika motornya tidak cukup bagus, saya tidak bisa mengubahnya karena saya bukan seorang insinyur,” kata pembalap Monster Energy Yamaha itu usai tes hari kedua MotoGP di Lombok.

Quartararo: Tidak Ada Kemajuan, Sulit Bersaing dengan 8 Ducati

Pembalap berusia 22 tahun itu finis ke-4, kalah lebih dari 0,2 detik dari Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team) yang mencatatkan waktu terbaik 1.31.289 menit dengan Ducati-GP22 nya. Quartararo kesulitan dengan performa kualifikasinya sebelum tes hari kedua berakhir, dan dia berharap untuk peningkatan yang signifikan pada tes hari Minggu.

Juara Dunia MotoGP 2021 itu berkata, “Saya berada di jalan dengan sangat baik. Dengan ban baru saya tidak secepat yang saya perkirakan, tetapi saya mampu mengatur kecepatan yang kuat dengan ban bekas. Saya sedikit kurang dalam kecepatan selama beberapa kali perburuan waktu. Tapi saya pikir kami masih bisa berkembang pada hari Minggu. Kondisi di trek semakin baik dan lebih baik, jadi sesuatu masih mungkin terjadi pada tes hari ketiga.”

Yamaha jelas kekurangan power mesin, apakah fokus tahun ini di kualifikasi untuk menghindari manuver menyalip yang tidak perlu sejauh mungkin? “Ya, persis. Sayangnya, saya tidak merasa kuat untuk satu lap. Kami tidak dapat menggunakan ban baru untuk waktu yang baik seperti yang kami inginkan. Dibandingkan tahun lalu, kami kehilangan sesuatu di sini. Perbedaan antara ban baru dan lama jauh lebih kecil dari sebelumnya, kami tidak mengerti itu,” keluh Quartararo.

“Kami menggunakan ban depan soft dan sangat lambat. Di sore hari kami memakai ban balap dan kecepatan saya sangat bagus. Meski panas, bannya tahan banting. Pada hari Minggu kami ingin melakukan lebih banyak simulasi balapan, masing-masing antara 15 dan 20 lap. Kecepatannya membuat saya sangat senang.”

Pembalap Ducati kembali berada di posisi teratas. Seberapa sulitkah untuk menghentikan skuat The Reds ini? “Kami tahu akan sulit bersaing dengan 8 pembalap Ducati. Tapi saya tidak bisa mengubahnya, jadi saya akan melakukan yang terbaik. Kita harus menunggu dan melihat apa yang terjadi tahun ini. Kami perlu meningkatkan Yamaha dan saya harus menjadi lebih baik sehingga kami dapat terus bertarung untuk menang,” tegas pembalap berjuluk El Diablo itu.

Rider asal Prancis itu menambahkan, “Saya akan mendapatkan segalanya dari tahun ini. Jika motornya tidak cukup bagus, saya tidak bisa mengubahnya karena saya bukan seorang insinyur. Saya hanya bisa memacu diri saya hingga limitnya dan berjuang keras untuk kejuaraan sekuat yang saya bisa.”

“Saat ini saya harus mengatakan, Yamaha belum membuat kemajuan yang saya harapkan. Tentu saja kami masih bisa meningkatkan sesuatu, tetapi kami harus menyesuaikan diri dengan basisnya. Rata-rata kami kalah 9 km/jam. Kami belum membuat kemajuan apa pun,” pungkas Quartararo muram.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives