Kontrak Pecco Bagnaia Diperpanjang Sebelum GP Qatar?

RiderTua.com – Perpanjangan kontrak Pecco Bagnaia sebelum GP Qatar?… Di sela-sela tes Mandalika, direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti mengatakan bahwa negosiasi untuk perpanjangan kontrak dengan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia telah berkembang. “Detail kecil masih belum ada. Tujuannya adalah untuk mengumumkan perpanjangan kontrak dengan Pecco hingga balapan di Qatar,” tegas bos asal Italia itu. Setelah menyelesaikan tes Mandalika hari kedua di posisi ke-10, rider murid Valentino Rossi itu mengatakan tentang Desmosedici terbaru yang belum semua dikeluarkan potensinya, “Kami hanya 80 persen dari potensi”. Rider berusia 25 tahun itu ingin melanjutkan karir MotoGP bersama pabrikan asal Borgo Panigale itu.

Perpanjangan Kontrak Pecco Bagnaia Sebelum GP Qatar?

“Mudah-mudahan. Kami bekerja sama dengan baik, hubungan kami harmonis dan kemauan ada di kedua sisi. Saya pikir sangat bagus seperti itu,” kata Pecco ketika ditanya tentang pernyataan Paolo Ciabatti pada Sabtu malam. Sebagai pengingat, dimulainya GP Qatar akan digelar 3 minggu lagi.

Setelah membukukan waktu terbaik di Jerez pada bulan November lalu, Bagnaia belum pernah berada di puncak catatan waktu pada tes IRTA selama 4 hari di kalender tahun ini. Tapi dia tidak pernah bosan menekankan bahwa tidak ada alasan untuk merasa khawatir.

“Dari sudut pandang saya, sekarang tidak ada gunanya berburu waktu. Ini hanya masalah membiasakan diri dengan mode ‘time attack’ lagi. Kuncinya adalah konsisten pada ban bekas. Saya pikir dengan kecepatan kami, kami termasuk yang terkuat hari ini. Di pagi hari kami bekerja dengan ban medium, saya selalu mencatatkan waktu 1:32,7 atau 1:32,8 menit. Kecepatannya bagus,” tegas runner-up musim 2021 itu.

“Saya melahap 30 lap dengan dua ban dan hanya ada 0,3 detik antara lap tercepat dan paling lambat. Itu hal utama, saya banyak mengerjakannya tahun lalu. Dan saya senang bisa melanjutkan trek ini dengan motor baru,” tambah Bagnaia, yang mencatatkan rekor pribadi dalam karir MotoGP-nya dengan melahap 83 lap dalam 1 hari.

“Kami telah bekerja untuk menjadi sekonsisten mungkin. Kami sangat kompetitif. Saya pikir satu-satunya pembalap yang bekerja dengan cara yang sama hari ini adalah Marc Marquez, Joan Mir dan mungkin Pol Espargaro. Kami hanya fokus melakukan lap dengan ban bekas sementara pembalap lain dua atau tiga kali berburu waktu.”

Kemudian Pecco menjelaskan pekerjaan set-up pada GP22 terbaru. “Kami mengambil langkah maju yang besar setiap hari, termasuk hari ini. Kami belum mencapai potensi 100 persen, karena saya pikir motor ini memiliki motor yang lebih besar. Tapi kami menemukan sesuatu yang bagus. Saya pikir, sekarang kami mungkin hanya 80 persen dari potensi maksimum,” ujar pembalap Ducati Lenovo itu.

“Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Terutama kami bekerja untuk lebih menyesuaikan elektronik dengan mesin ini dan motor ini. Masalahnya adalah, kita hanya punya 1 hari lagi dan mungkin akan turun hujan pada hari Minggu. Jadi tidak akan mudah untuk menentukan basic yang baik untuk balapan pembuka musim. Tapi saya pikir, kami menemukan sesuatu yang baik hari ini yang dapat membantu kami di Qatar. Potensinya bagus saat ini, tetapi kami membutuhkan lebih banyak,” jelas Bagnaia.

Ducati sepertinya sudah meninggalkan knalpot panjang di tes hari kedua di Mandalika. “Kami sudah mencoba keduanya dan knalpot panjang sepertinya tidak memberi kami keuntungan yang kami harapkan di trek ini. Karena kita bisa menukar knalpot, kami mencoba hal yang berbeda,” pungkas pembalap berusia 25 tahun itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives