Usai Operasi Remy Fit untuk Tes Sepang?

RiderTua.com – Usai operasi akankah Remy Gardner fit untuk tes Sepang?… Kamis 27 Januari, Tim KTM Tech3-Factory akan terbang ke Kuala Lumpur untuk melakukan tes selama 3 hari (31 Januari hingga 2 Februari). Tes yang dimulai pada hari Senin akan diikuti sejumlah tes rider dari 6 pabrikan seperti Stefan Bradl (Honda), Cal Crutchlow (Yamaha), Sylvain Guintoli (Suzuki), Michael Pirro (Ducati), Dani Pedrosa (KTM) dan Lorenzo Savadori (Aprilia). 5 rookie MotoGP juga akan ambil bagian di tes ini yakni Remy Gardner dan Raul Fernandez (Tech3), Fabio Di Giannantonio (Gresini Ducati), Darryn Binder (WithU-Yamaha) dan Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Ducati). Seperti diketahui, pada 18 Januari lalu Remy Garder menjalani operasi pada tulang radius kanan di tangan kanannya. Sedangkan pada 31 Januari, juara dunia Moto2 2021 itu harus menguji KTM 2022 di Sepang untuk pertama kalinya. Bos tim Tech3 Herve Poncharal mengharapkan sang pendatang baru itu bisa fit dalam tes tersebut.

Usai Operasi Akankah Remy Gardner Fit untuk Tes Sepang?

Remy Gardner mengalami crash saat latihan motocross pada 15 Januari lalu. Tiga hari kemudian tim KTM Tech3 mengkonfirmasi bahwa dia mendeita patah tulang kecil di pergelangan tangan kanan dan telah dioperasi oleh Dr. Xavier Mir. Dokter langganan para pembalap MotoGP itu memasang dua sekrup untuk membantu pemulihan. Pembalap berusia 23 tahun itu memulai rehabilitasi pada Jumat lalu.

Nasib buruk memang sedang menimpa rider asal Australia itu. Saat menjalani tes MotoGP di Jerez pada 18-19 November lalu, dia baru saja terkena cedera tulang rusuk (crash di GP Algarve-Portimao).

Pemilik tim Herve Poncharal mengatakan, “Kami berharap Remy baik-baik saja di Sepang. Kemarin saya berbicara dengannya di telepon. Sebenarnya selama melakoni sesi latihan motocross, Remy tidak jatuh sama sekali. Dia menderita patah tulang ini ketika melompat saat melakukan pendaratan yang sangat keras. Patahnya bukan di pergelangan tangan tapi di tulang radius.”

“Oleh karena itu, kebebasan bergeraknya tidak benar-benar dibatasi. Bagaimanapun, Remy tetap terbang ke Malaysia bersama tim dan kemudian akan melihat seberapa banyak dia bisa membalap di sana. Mungkin dia tidak bisa melakukan banyak lap seperti saat dia fit. Tapi kami ingin dia melaju sebanyak mungkin. Karena ini akan menjadi yang pertama kalinya di KTM 2022, ada banyak hal yang harus diuji. Ini akan menjadi 6 hari tes penting bagi kami,” imbuh Herve Poncharal, yang memulai musim ke-4 nya bersama KTM dan telah memperpanjang kontrak MotoGP dengan pabrikan asal Austria itu dan Dorna hingga akhir 2026

Herve Poncharal sudah terbiasa dengan cedera Remy Gardner. Pasalnya, pembalap berusia 23 tahun itu pernah terbaring selama berminggu-minggu di Kejuaraan Dunia Moto2 2018 setelah mengalami kecelakaan motocross seperti yang terjadi pada akhir April lalu. Saat itu kedua pahanya patah, satu patah tulang bahkan dengan luka terbuka, pergelangan kakinya patah dan juga mengalami dislokasi bahu.

“Crash itu terjadi di trek yang sama seperti saat ini,” pungkas bos asal Prancis yang merayakan kemenangan pertamanya di MotoGP pada 2020 bersama Miguel Oliveira di Spielberg.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives