Pembalap ‘Underrated’ Kadang Malah Bersinar

RiderTua.com – Pembalap underrated (diremehkan) seperti Darryn Binder justru lebih berbahaya karena motivasinya untuk membuktikan sesuatu lebih tinggi, dia akan lebih fokus untuk mematahkan anggapan buruk terhadap dirinya, cenderung tidak akan ‘manja’ meskipun jelas itu sebuah tekanan berat bagi rookie.. Mulai musim 2022 ini, beban di pundak Darryn Binder akan semakin berat. Bagaimana tidak, karena pembalap asal Afrika Selatan itu langsung naik dari Moto3 ke MotoGP tanpa melewati kelas Moto2 seperti pembalap pada umumnya. Di Tim WithU Yamaha RNF dia akan menjadi rekan setim pembalap senior Andrea Dovizioso. Selain itu, penandatanganan Darryn mendapat banyak kritikan lantaran pembalap berusia 23 tahun itu mendapatkan reputasi buruk sebagai pembalap yang menjadi biang kerok crash di kelas Moto3 tahun lalu. Tak hanya dikritik oleh sesama pembalap tapi Darryn juga banyak mendapat kritikan dari penggemar dan media. Pada presentasi tim WithU Yamaha RNF, adik Brad Binder (Red Bull KTM) itu mengungkapkan bagaimana caranya melakoni debut MotoGPnya, dan mengapa dia tidak kecewa dengan kritikan tersebut.

Pembalap ‘Underrated’ Kadang Malah Bersinar

Namun Darryn Binder tidak mau tergoyahkan dengan kritikan ini. Pada kesempatan presentasi tim di gedung opera ‘Teatro Filarmonico’ di Verona, dia menekankan, “Pada dasarnya, saya harus fokus melakukan pekerjaan saya yaitu membalap dan melakukan yang terbaik. Tentu saja saya ingin melupakan semua yang buruk dan memulai dari awal. Tapi itu sulit, seperti yang ditunjukkan tahun lalu.”

Darryn menambahkan, “Pada akhirnya saya memang membuat kesalahan dan semua orang mengkritik saya. Saya hanya akan melakukan yang terbaik dan mencoba untuk menghindari masalah. Saya hanya berharap saya akan melakoni balapan dan duel yang bagus dengan para pembalap.”

“Tapi apakah mereka menyukaiku atau tidak, itu tidak masalah bagiku, itu tidak mengubah apa pun. Pada akhirnya semua orang bertarung untuk diri sendiri. Tapi saya senang berbicara dengan siapa saja yang mau. Saya bukan orang yang sulit, percakapan apa pun diterima.”

Peringkat 7 di Kejuaraan Dunia Moto3 2021 itu menjelaskan, “Saya rasa, media melebih-lebihkan peristiwa tahun lalu. Karena saya membaca hal-hal yang tampaknya telah sedikit diubah. Ada banyak orang yang berbicara lalu saya baca, dan apa yang mereka katakan muncul sangat berbeda di media. Tapi saya menyadari bahwa setiap orang memiliki pendapat mereka sendiri. Saya tidak peduli sedikit pun, saya hanya akan melakukan pekerjaan saya.”

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: