Avanza Jadi Raja LMPV di Indonesia Tahun 2021

RiderTua.com – Penjualan mobil low MPV tahun lalu di Indonesia disebut mengalami peningkatan cukup drastis jika dibandingkan dengan tahun 2020. Terlebih Avanza tetap menjadi pemimpin di segmen ini dengan angka penjualan lebih dari 60 ribu unit. Itu kalau penjualan Veloz dihitung, tanpa Veloz sekalipun penjualan Avanza masih menjadi yang tertinggi. Walau mobil LMPV Toyota ini masih tetap mendapat perlawanan dari rival beratnya, Xpander.

Baca juga: Avanza Rebut Gelar Mobil Terlaris di Indonesia Tahun 2021!

Penjualan Avanza Masih Jadi yang Tertinggi di Kelasnya

Sepanjang tahun 2021, Avanza mencatatkan hasil sebesar 40.777 unit, itupun jika varian Veloz tak ikut dihitung. Walau demikian, penjualannya ini tetap mempertahankan posisinya di peringkat teratas penjualan mobil LMPV. Tak hanya menjadi LMPV terlaris, Avanza juga menjadi mobil terlaris di Indonesia secara keseluruhan.

Di posisi kedua ada Mitsubishi Xpander dengan hasil penjualan mencapai 30.283 unit, dan ini tak termasuk penjualan Xpander Cross. Tanpa variannya, sudah terlihat kalau Avanza dan Xpander bersaing sangat ketat selama ini. Seakan keduanya tak mau kalah satu sama lain, walau Avanza terus mengungguli Xpander dalam penjualannya.

(AutoFun)

Unggul Jauh

Sementara untuk varian tertingginya Avanza, yaitu Veloz, model ini mencatatkan penjualan sebanyak 25.332 unit. Jika ditotal dengan penjualannya Avanza, maka ada 66.110 unit yang terjual di Indonesia selama tahun 2021. Kemudian kembarannya Avanza, yaitu Xenia, hanya mampu menjual 15.555 unit, dan selisihnya sangat jauh dari kedua LMPV tersebut.

Selanjutnya ada Suzuki Ertiga yang terjual hingga 11.410 unit, diikuti oleh Wuling Confero dengan hasil mencapai 10.448 unit. Disusul Honda Mobilio mencatatkan angka 5.566 unit mobil terjual dan Nissan Livina 2.015 unit. Tapi dari model yang tersedia, hanya Mobilio yang jarang mendapat penyegaran.

Selain itu, produksi Mobilio sempat terganggu karena adanya krisis chip semi-konduktor. Walau sebenarnya produsen lainnya seperti Toyota juga mengalami krisis tersebut, tapi mereka bisa meminimalisir dampaknya.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives