Honda Tetap Jadi Merek Motor Terlaris Tahun 2021!

1
(Tek Deeps)

RiderTua.com – Boleh dibilang kalau Honda menjadi rajanya pasar roda dua di seluruh dunia. Entah di Indonesia maupun di luar negeri, merek ini seakan tak tergoyahkan oleh merek lainnya. Terbukti dengan Honda yang tetap menjadi pemimpin pasar sepeda motor di seluruh dunia pada tahun 2021. Meski sebenarnya pangsa pasarnya menurun dengan ketatnya persaingan.

Baca juga: Honda Giorno 2022 Kini Punya Warna Baru

Honda Tetap Memimpin Pasar Sepeda Motor Global

Dalam 11 bulan pertama pada tahun lalu, Honda mampu menjual hingga 13,8 juta unit sepeda motor di seluruh dunia. Hasil tersebut meningkat 14,7 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama. Dengan ini, Honda masih tetap menjadi pemimpin pasar roda empat secara global.

Walau demikian, ternyata pangsa pasar yang dikuasainya menurun dari 30 persen menjadi 29,9 persen. Penurunannya cukup kecil, tapi itu sudah memberikan dampak bagi Honda. Penyebabnya tak lain karena persaingan di pasar roda dua yang semakin ketat belakangan ini, apalagi Honda harus bersaing melawan merek dari luar Jepang.

(Bennetts Insurance)

Perlawanan Dari Merek Lain

Merek dari luar Jepang yang dimaksud tak lain adalah Yadea, merek motor asal Negeri Tirai Bambu. Walau hanya mengandalkan motor listrik, angka penjualannya selama bulan Januari hingga November 2021 sudah tembus 5,8 juta unit. Kemudian ada merek motor asal India, Hero Motor, yang menjual 4,5 juta unit di periode yang sama.

Yamaha yang selalu menjadi rival terkuat Honda ternyata tak bisa mengungguli Yadea dan Hero Motor, dengan penjualan mencapai 3,5 juta unit. Bajaj Auto dan TVS Motor dari India masing-masing menjual 2,3 juta unit dan 2,25 juta unit. Disusul Haojue dan Suzuki sebanyak 1,2 juta unit, Italika 0,9 juta unit, dan Niu Tech 900 ribu unit.

Nampaknya mulai tahun ini Honda akan menghadapi persaingan yang lebih sengit lagi. Terlebih merek luar Jepang mulai menunjukkan tajinya dengan menghadirkan motor berkualitas tinggi.

1 COMMENT

Leave a Reply