Tidak Jumawa: Ducati Motor Sempurna, Tak Ada Pecco yang Sempurna

RiderTua.com – Pecco Bagnaia berujar, “Desmosedici GP22 sempurna untuk saya, tapi saya pikir tidak akan pernah ada Pecco yang sempurna. Kita harus terus berkembang dan belajar. Saya akan berusaha menjadi pecco yang terbaik,” kata Bagnaia saat ditanya wartawan apakah dia merasa sudah menjadi pembalap yang sempurna saat ini… Francesco ‘Pecco’ Bagnaia menatap optimis gelaran MotoGP pada 2022, dengan berbekal 4 kemenangan dan finis di tempat ke-3 dari 6 balapan terakhir musim ini. “Saya percaya bahwa tahun ini adalah, tahun di mana saya paling banyak melakukan peningkatan dalam karir balap saya. Saya juga banyak belajar. Dibandingkan dengan balapan Jerez pada bulan Mei, saya merasa lebih baik pada pengereman dan saat berbelok, juga dalam hal kecepatan bahkan dengan ban bekas. Saya telah bekerja keras untuk memenangkan balapan dan selalu tampil konsisten,” kata runner-up 2021 itu setelah menorehkan waktu terbaiknya di tes Jerez. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Ducati Motor Sempurna, Tapi Tak Ada Pecco yang Sempurna

“Kami membuat langkah maju yang baik,” tegas Pecco Bagnaia. Siapa yang dinilai oleh pembalap pabrikan Ducati itu sebagai sosok yang sangat kuat untuk pertarungan gelar 2022?

“Saya membutuhkan lebih banyak pengalaman dan musim ini kami telah membuat langkah maju yang baik. Saya melakukannya dengan sangat baik, saya menikmati semuanya dan saya memiliki perasaan yang juga sangat baik,” jawab murid VR46 itu dengan percaya diri. Sebagai informasi, pembalap berusia 24 tahun itu memanfaatkan liburan musim dingin untuk melepas plat di tulang kering kirinya yang terpasang pada tahun 2020 setelah crash di GP Brno.

Pecco berbicara tentang Desmosedici GP22 barunya, dia berkata, “Ducati telah mengembangkan lebih lanjut motor yang sudah sempurna.” Sambil tersenyum, rider asal Italai itu menambahkan, “Motor yang sempurna untuk saya, saya tidak tahu apakah itu sama untuk pembalap yang lain. Kami benar-benar bekerja sama dengan baik saat ini.”

Ketika ditanya, apakah dia sudah merasa menjadi pembalap yang sempurna, Juara Dunia Moto2 2018 itu menjawab, “Saya pikir tidak akan pernah ada Pecco yang sempurna. Kita harus terus berkembang dan belajar. Selalu ada sesuatu yang bisa diperbaiki. Saya akan berusaha menjadi pecco yang terbaik.”

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page