Apakah Miller akan Membantu Pecco?

1

RiderTua.com – Pembalap pabrikan Ducati itu berhutang banyak pada beberapa balapan terakhir. Karena sejauh ini hampir tidak ada tajinya di trek kering, Jack Miller tidak tahu apa yang dapat terjadi dalam balapan. “Mudah-mudahan saya akan start dengan baik sehingga saya bisa segera memimpin. Itu rencananya!.. Yang penting saya dan Pecco bisa finish, posisi keberapa tidak begitu penting. Penting bagi kami berdua untuk mencetak hasil dengan baik, karena bagi kami ini juga tentang kejuaraan dunia konstruktor dan kejuaraan dunia tim melawan Yamaha. Ini adalah dua gelar penting bagi Ducati. Tapi kejuaraan pembalap lebih penting. Aku akan melakukan yang terbaik. Kita lihat saja apa yang terjadi besok,” kata Miller..

Pembalap Lenovo-Ducati yang memenangkan GP Jerez dan Le Mans pada 2021 itu mengatakan, “Sejauh ini saya puas dengan akhir pekan ini. Kami kuat dalam semua kondisi dan berada di garis depan di semua sesi, dan motornya juga bekerja dengan baik dalam segala kondisi cuaca. Tentu saja ada beberapa momen kejutan di kualifikasi, karena kami melaju dengan apik untuk pertama kalinya dalam 2 hari. Untungnya, kami melakukan tes di sini pada akhir September, jadi kami memiliki cukup data untuk trek kering nanti. Meskipun cuaca di sini jauh lebih panas ketimbang 5 minggu yang lalu. Di FP4 butuh 2 atau 3 lap, lalu saya tahu di mana titik basahnya. Kemudian saya mampu menunjukkan kecepatan yang baik. Kemudian kami membuat beberapa perubahan pada motor untuk Q2.”

Apakah Miller akan Membantu Pecco?

“Tapi tidak mudah untuk mendapatkan suhu yang cukup pada ban sebelah kiri. Saya berada dalam bahaya dan beberapa kali hampir terjatuh di Tikungan 6. Sulit untuk mengetahui seberapa banyak kita dapat memacu hari ini. Beberapa kali saya membuat kesalahan ketika saya gas pol, dan saya kehilangan beberapa lap sebagai hasilnya. Tapi saya senang bisa kembali ke barisan depan, mirip dengan balapan pertama di sini,” ujar JackAss.

Rekan setimnya Pecco Bagnaia mencapai posisi pole ke-4 berturut-turut, Miller berada di bawah bayang-bayang pembalap asal Italia itu selama berminggu-minggu. Pembalap berjuluk Thriller Miller itu belum meraih podium sejak GP Catalunya hampir 5 bulan lalu.

Miller ingin menghapus celah ini dan memperbaiki situasi peringkatnya dalam klasemen. Dia berada di peringkat 4, selisih 105 poin di belakang Fabio Quartararo dan 53 poin di belakang Pecco Bagnaia.

“Tapi besok dalam balapan, kami seperti melakukan sebuah perjalanan ke tempat yang misterius,” ujar pembalap berusia 26 tahun itu sambil merenung.

“Sejauh ini, akhir pekan ini tidak ada yang balapan lebih dari 10 lap di lintasan kering. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada ban setelahnya. Semoga Pecco bisa menjaga perburuan gelar tetap terbuka. Ada tiga Ducati di depan, yang merupakan pertanda baik. Mudah-mudahan saya akan start dengan baik sehingga saya bisa segera memimpin. Itu rencananya!” imbuh pembalap asal Australia itu.

Miller ingin masuk ke 3 besar di klasemen. Jika perlu, dia juga akan membantu Bagnaia, yang tertinggal 52 poin dari Quartararo dalam klasemen. Jadi Pecco harus mengejar setidaknya 3 poin untuk menunda gelar hingga balapan di Portimao atau Valencia.

“Ya, itulah strateginya. Yang penting saya dan Pecco bisa finish, posisi keberapa tidak begitu penting. Penting bagi kami berdua untuk mencetak hasil dengan baik, karena bagi kami ini juga tentang kejuaraan dunia konstruktor dan kejuaraan dunia tim melawan Yamaha. Ini adalah dua gelar penting bagi Ducati. Tapi kejuaraan pembalap lebih penting. Aku akan melakukan yang terbaik. Kita lihat saja apa yang terjadi besok,” pungkas Miller.

Sebagai pengingat, Jorge Lorenzo dipanggil kembali oleh Ducati di Sepang 2017, tapi dia harus membiarkan Dovizioso menang untuk menunda pertarungan gelar hingga Valencia. “Kami melakukan apa yang harus kami lakukan,” ujar bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna ketika ditanya apakah ada tim order.

1 COMMENT

Leave a Reply