Morbidelli: Gaya Balapku Cukup Halus

1

RiderTua.com – Morbidelli akan start dari baris kedua di posisi ke-6 … Lima minggu setelah comeback-nya, sejauh ini Franco Morbidelli merupakan pembalap Yamaha terbaik dalam kualifikasi untuk balapan kandangnya di Misano. Untuk pertama kalinya sejak menjalani operasi ligamen dan meniskus, rider murid VR46 Academy itu kembali ke Q2 tanpa melalui kualifikasi 1 dan sebagai satu-satunya pembalap Yamaha yang masuk 10 besar. Rekan setimnya Fabio Quartararo harus legowo di posisi start 15, sedangkan pembalap Petronas Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi berada di baris terakhir grid. Runner-up MotoGP 2020 itu kini merasa lebih baik.

Performa Franky lebih baik ketimbang pembalap Yamaha lainnya di trek basah dan kering. Bagaimana tanggapan Franky?.. “Saya tidak tahu. Saya hanya melakukan pekerjaan saya, kami melanjutkan program bersama Galbi dan tim kami. Lututku masih sulit untuk ditekuk, tetapi kekuatan kaki saya lebih baik ketimbang di Austin atau Misano,” kata rider baru di tim pabrikan Yamaha itu, merujuk pada kepala krunya Silvano Galbusera.

Morbidelli: Gaya Balapku Cukup Halus

“Pekerjaan yang baik untuk mengadaptasi set-up motor dengan gaya balap saya. Saya punya gaya balap yang cukup halus. Dalam keadaan ini, mungkin akan sedikit lebih bermanfaat. Saya tidak tahu. Tapi yang pasti adalah, tim melakukan pekerjaan yang luar biasa ketika menset-up motor. Kami mengambil langkah yang tepat pada waktu yang tepat untuk menjadi cepat dan memberikan performa yang baik.”

Sekarang pemenang MotoGP tiga kali itu merasa jauh lebih nyaman dengan M1 spek pabrikannya. “Kalau tidak, saya tidak bisa melakukan itu. Saya merasa lebih baik daripada di Austin, lebih baik daripada di balapan Misano pertama. Kami mengambil langkah yang benar, terima kasih kepada tim yang telah mengambil langkah yang tepat,” ujar pembalap blasteran Italia-Brasil itu melihat posisi start ke-6 nya di grid GP Misano-2.

Secara fisik, Morbido juga membuat kemajuan. “Ya, saya lebih baik. Lututku masih sulit untuk ditekuk, tetapi kekuatan kaki saya lebih baik ketimbang di Austin atau Misano. Saya melakukan lebih banyak latihan kardio sebelum balapan ini, yang sangat penting untuk mengendarai motor MotoGP,” lanjut rider asal Italia berusia 26 tahun itu.

Prakiraan cuaca untuk balapan 27 lap nanti, tidak mungkin diprediksi pada saat ini. “Kami hanya melakoni 2 lap dalam kondisi kering,” pungkas Franky.

1 COMMENT

Leave a Reply