Pasrah! Petrucci: Lebih Baik Remy yang Mengendarai

1

RiderTua.com – Ada perubahan besar di garasi Tech3 KTM pada tes Misano. Alih-alih Danilo Petrucci dan Iker Lecuona, rookie MotoGP Remy Gardner dan Raul Fernandez akan balapan pada hari Rabu. Untuk Petrucci, pekerjaan tes di Misano sudah selesai pada Selasa malam. Apakah pembalap berusia 30 tahun itu masih mendapatkan motivasi meski melakukan tes selama 1 hari? “Pertama, saya suka mengendarai motor saya. Setiap hari saya menikmati saat duduk di atas motor. Seperti yang sudah saya katakan berkali-kali, tidak menyenangkan memacu motor ini hingga limitnya, terutama jika kita sedikit kesulitan. Karena ini benar-benar latihan yang sulit,” jawab Petrux. Seperti diketahui tubuh bongsor Petrucci adalah masalah, selisih dia dengan Martin sekitar 20 kiloan pengaruh di kecepatan di kisaran 0,001 detik? itu masalah besar..!

Danilo Petrucci: Lebih Baik Remy yang Mengendarai

Pembalap Tech3 KTM itu menceritakan saat dirinya melakukan pengetesan, “Kami mencoba menemukan solusi untuk masalah kami. Tetapi seperti yang kami lakukan di akhir pekan, kami tidak punya solusi yang jelas. Bahkan jika kami memahami masalahnya. Cukup sulit saat memasuki tikungan. Saya selalu merasa ban belakang bergerak (tidak stabil), saya tidak bisa melepaskan rem dan mengarahkan ke tikungan. Sepertinya kita memiliki terlalu banyak traksi. Faktanya, masalah ini sulit untuk dipecahkan. Kami mencoba opsi set-up yang berbeda, tetapi tidak dapat menemukan apa pun yang benar-benar dapat mengubah situasi.”

“Kami masih menggunakan sasis yang sama. Kami sedikit meningkatkan elektronik, tetapi itu tergantung pada keseimbangan motor. Tapi saya seperti berdiri di depan ‘tembok’ yang tidak bisa saya atasi karena opsi regulasi di motor sudah habis. Saya tidak bisa melangkah lebih jauh di depan atau dengan lengan ayun.”

Setelah pensiun dari MotoGP pada akhir musim, Petrux akan tetap berada di keluarga KTM. Lalu mengapa Petrucci tidak langsung menguji suku cadang baru?.. Pembalap asal Italia itu menjawab, “Kami berbicara dengan KTM tentang hal itu. Tetapi mereka tidak dapat memakai tes rider yang terkecil dan yang terbesar sepanjang masa di MotoGP dari orang lain yaitu Dani dan saya. Kami berdua mengendarai KTM, tetapi jika kita melihat motor kami, set-up nya sangat berbeda. Itulah masalah utama yang kami temukan.”

“Dengan ban yang sangat sensitif terhadap beban, bobot saya terlalu berat dibandingkan dengan pembalap lain. Bobot saya setidaknya 10 atau 12 kilogram lebih berat dari Valentino (Rossi). Kemarin saya bertemu Martin saat makan malam, dan saya pikir setidaknya ada selisih 18-25 kilogram di antara kami. Ketika kita berbicara tentang milimeter dan 0,001 detik, itu masalah besar. Kami mencoba yang terbaik, tetapi saya sudah mencapai limit dan saya tidak terlalu cepat. Jadi itu tidak terlalu membantu untuk KTM. Mereka semua punya pembalap yang jauh lebih ringan, jadi lebih baik mereka mengujinya sendiri.”

Pada tes hari kedua, Petrux akan menyerahkan RC16-nya kepada seorang rookie di Misano. Danilo tidak keberatan dengan itu, karena dia memikirkan pemimpin klasemen Moto2 Remy Gardner.

“Saya pikir Remy adalah pembalap yang sangat baik. Semakin banyak berlatih dengan motor, itu akan membantunya. Kami tidak punya suku cadang baru untuk diuji, atau kami telah menguji sesuatu yang tidak terlalu membantu. Maka lebih baik jika Remy yang mengendarai. Saya sangat ingin mengendarai motor reli, tapi itu belum mungkin, saya harus menunggu sampai Desember,” pungkas Danilo.

1 COMMENT

Leave a Reply