Strategi Puig Ganti Alex dengan Pol adalah Kesalahan Jika…

1

RiderTua.com – Dalam 4 balapan pertama Pol Espargaro finish di posisi 8,13,0,10 (17 poin) Alex Marquez sebagai rookie di tahun pertamanya dengan finish di posisi 12,8,15,14 (15 poin), dalam perjalanannya Alex mampu menjejak podium 2 kali dan itulah yang harus minimal ditorehkan oleh Pol di musim ini.. Kalau tidak melebihi itu artinya strategi Puig gantikan Alex Marquez adalah kesalahan.. Jelas di Repsol Honda Alex Marquez mendapat layanan teknis nomor 1.. Setelah dipindah ke LCR selain perlu adaptasi, dukungan HRC jelas tidak sama, meskipun mirip, bahkan jika dilihat secara psikologis. Alih-alih memantapkan posisinya di Honda, Alex Marquez mengakui “tidak terlalu mudah”saat ini untuk tetap tenang meskipun dia harus menerima situasinya saat ini.

Strategi Puig Ganti Alex dengan Pol adalah Kesalahan Jika…


Sejauh ini, Alex Marquez baru menyelesaikan satu balapan pada tahun 2021 setelah mengalami double-crash di Qatar dan pada GP Spanyol akhir pekan lalu di Jerez. Itu membuatnya berada di urutan ke-18 dalam klasemen dengan delapan poin. Adik laki-laki Marquez itu berjuang untuk menemukan set-up yang sesuai dengan RC213V 2021. Sebuah usaha yang tidak mudah karena dia harus ganti tim, ganti pula dukungan teknis HRC..

Sejujurnya itu tidak mudah, jawabnya saat wawancara dengan media motorsport.. “Tapi itu adalah sesuatu yang perlu kami terima dan kami harus fokus. Saya percaya bahwa bekerja dengan kepositifan selalu bekerja lebih baik, jadi untuk alasan itu saya selalu positif dan saya mencoba melihat hal-hal positif dalam hal-hal negatif”.

Balapan Alex Marquez di Jerez hanya berlangsung dalam delapan tikungan setelah bersentuhan dengan pembalap Tech 3 Iker Lecuona.. “Bahkan tidak satu lap, jadi bencana balapan,” ucapnya.

“Saya memulai dengan cukup baik dan saya memulihkan beberapa posisi di tikungan pertama. Saya menyalip Lecuona di Tikungan 6 dan tiba-tiba sesuatu terjadi.. Ini adalah sesuatu yang terkadang dapat terjadi dalam balapan dan kami tidak dapat mengontrolnya. Saya sedih dan marah karenanya.”

Memang sulit membandingkan performa keduanya, namun Pol lebih pengalaman, dan paling tidak ukurannya dia harus bisa menang dengan motor Honda, karena Alex yang pemula dulu bisa podium 2 di Le Mans dan Aragon 2020…

1 COMMENT

Leave a Reply