Brad Binder: Di KTM Kami Tak Pelit Berbagi Data

1

RiderTua.com – Brad Binder: Di KTM kami tak pelit berbagi data… Bagi Brad Binder, GP Spanyol sangat mengecewakan. Pembalap pabrikan KTM itu dua kali crash di balapan seri ke-4 MotoGP musim 2021 di Circuito de Jerez. Binder crash di tikungan 2, namun dia masih bisa bangkit lagi dan melanjutkan balapan meski berada di urutan paling buncit. Namun sayang, pembalap berusia 25 tahun itu kembali crash di tikungan akhir. Dia pun gagal finis. Jelas ini sangat pahit baginya. Bagaimana tidak, di keempat sesi latihan dan pemanasan pembalap asal Afrika Selatan itu tampil hebat dan sangat konsisten.

Brad Binder: Di KTM Kami Tak Pelit Berbagi Data

Brad Binder mengatakan, “Ban depan medium yang merupakan ban hard yang digunakan di Jerez pada tahun 2020, bekerja dengan sangat baik. Saya merasa sangat senang dengan itu. Saya tidak pernah memiliki risiko roda depan slip sepanjang balapan, sampai lap kedua di Tikungan 2. Sampai saat itu semuanya terlihat cukup bagus. Ban depannya bagus. Tapi sayang sekali tidak ada hasil.”

Ban depan hard tidak digunakan oleh semua rider di Jerez. “Suhu aspal tidak cukup tinggi,” kata Binder menjelaskan.

Itulah sebabnya, Brad tidak khawatir tentang GP Le Mans pada 16 Mei. “Kami telah menemukan solusi yang baik untuk motor kami saat kompon ban Michelin sedikit lebih soft,” ujar juara dunia Moto3 2016 itu yakin.

Minggu lalu, KTM mengonfirmasi perpanjangan kerjasamanya dengan tim Tech3 milik Herve Poncharal hingga akhir 2026. “Secara umum, kami selalu bekerja sama dengan sangat baik dengan KTM,” kata pria berambut pirang itu, yang secara sensasional meraih kemenangan MotoGP pertamanya pada musim panas 2020 di GP Brno-Masarykring, hanya dalam balapan ketiganya di kelas utama.

“Kami selalu membagikan semua data kami. Semua orang tahu settingan dari pembalap lain saat ini di lintasan. Tapi seringkali ada situasi berbeda seperti di Qatar, di mana setiap pembalap mencoba sesuatu yang berbeda ketika ada masalah. KTM jelas merupakan kelompok kerja yang sangat keras. Mereka tidak akan menyerah sampai mereka berada di tempat yang mereka inginkan. Saya sangat beruntung bisa menjadi anggota tim ini,” lanjut kakak dari pembalap Moto3 Darryn Binder ini.

Binder menghargai mentalitas di antara kru pabrikan asal Mattighofener itu. “Sekarang ada sekitar 150 teknisi di departemen MotoGP di KTM. Itu jelas banyak sekali, semua orang bekerja keras dan mengerahkan 110 persen kemampuannya. Kami semua melakukan banyak pekerjaan, kami semua menginginkan yang terbaik.”

“Sayangnya, saya mengalami hari-hari mengecewakan seperti di Jerez. Ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik dan saya merasa tidak enak sebagai pembalap. Kami hanya harus menyatukannya. Tapi kali ini tidak berhasil pada race hari Minggu. Kami berharap untuk race-race berikutnya dan kesempatan selanjutnya datang di Le Mans,” pungkas rekan setim Miguel Oliveira ini.

1 COMMENT

Leave a Reply