Dilarang Mengendarai Motor Lagi, Kapan Marc Marquez Bisa Menang?

0

RiderTua.com – Kapan Marc Marquez bisa menang lagi?… Kini rider berusia 28 tahun itu tidak diijinkan berlatih mengendarai motor lagi hingga GP Jerez (2 Mei). Hal ini dilakukan agar tidak membebani lengan kanannya dengan beban yang berat. Bahkan porsi latihan fisiknya dilakukan dengan cermat.. “Saya tidak akan latihan motor dan bersepeda.. Saya akan berolahraga di gym maksimal 3 atau 4 hari. Tapi tidak dengan beban berat, karena ketegangan saat balapan sudah sangat besar untuk otot dan untuk break point.” Kembalinya Marc Marquez di Portimao-Portugal banyak mendapat sorotan media. Di FP3 hari Jumat, pembalap asal Spanyol itu mengejutkan dengan menjadi tercepat ke-3. Dia juga mampu start dari P6 pada race hari Minggu. Pada akhirnya dia finis di posisi ke-7, di seri berikutnya mampukah dia menang atau menunggu paruh kedua musim?

Dilarang Mengendarai Motor Lagi, Kapan Marc Marquez Bisa Menang?

Setelah absen 9 bulan, comebacknya Marc Marques di GP Portugal memang sangat sempurna. Itu sebabnya bintang Repsol Honda itu mampu membawa motor MotoGP RC213V finis pertama kali, dalam 518 hari sejak kemenangannya di GP Valencia pada November 2019 lalu.

Terlepas dari performanya yang luar biasa, Marc tak bisa menyembunyikan kelemahan yang juga terlihat jelas. Dia kesulitan saat tanda-tanda kelelahan di lengan kanannya muncul. Oleh karena itu lebih memilih membatalkan sesi pada hari Sabtu.

Itu sebabnya Marc harus lolos ke Q2 melalui Q1, dan ini merupakan untuk ke-5 kalinya dalam karir MotoGP-nya. Yakni di Mugello 2013, Mugello 2015, Catalunya 2018 dan Buri Ram 2018, bintang Repsol Honda itu juga harus pindah ke Q1. Itulah kenapa, FP4 sangat penting untuk jangka panjang dan persiapan balapan.

Sebenarnya, Marquez juga berada di Q1 saat GP Jerez-2 2020 lalu. Tetapi dia tidak membalikkan catatan waktu dan menyerah setelah ‘out lap‘ karena rasa sakit yang tak tertahankan, 4 hari pasca operasi lengan. Oleh karena itu dia tidak muncul secara resmi di sana.

Di GP Portugal kemarin, juara MotoGP 56 kali itu hanya melakukan sesi pemanasan 4 lap saja.

Latihan Terbatas

Ketika Marc ditanya, seberapa cepat dia bisa menemukan kembali potensi maksimalnya? Pembalap Repsol Honda itu menjawab, “Jujur, saya tidak tahu. Ini juga tergantung pada lintasan balap dan seberapa berat ketegangan fisik yang ada. Kemarin selama 7 lap terakhir, saya tidak bisa menyentuh aspal dengan siku saya. Saya balapan dengan gaya membalap yang sangat aneh. Dan saya tidak bisa melancarkan serangan apapun.”

Marc Marquez juga melakukan kontak dengan para dokter dari Klinik Ruber di Madrid-Spanyol. “Sebelum balapan kami berbicara dengan dokter yang bertanggung jawab. Kembali ke kompetisi berarti saya harus mengurangi latihan di rumah antara balapan. Artinya, saya tidak akan melakukan latihan motor di sela-sela balapan, saya juga tidak akan bersepeda. Saya akan berolahraga di gym maksimal 3 atau 4 hari. Tapi tidak dengan beban berat, karena ketegangan saat balapan sudah sangat besar untuk otot dan untuk break point.”

“Tulangnya baik-baik saja. Tetapi tekanan harus ditingkatkan dengan hati-hati, kita tidak bisa stres setiap hari dan sepanjang minggu. Untuk alasan ini masih perlu waktu sampai saya mendapatkan bentuk fisik yang lebih baik. Tapi saya harus mengikuti nasehat para dokter. Karena merekalah yang mengizinkan saya kembali ke motor MotoGP. Itu sebabnya saya hanya akan mengendarai motor saya saat balapan. Pada pemeriksaan kesehatan berikutnya setelah GP Jerez, kami akan memeriksa bagaimana keadaan tulang dan apakah saya dapat sedikit menambah beban.”

Marc Marquez juga mengatakan, bahwa dia saat ini melatih beban lebih berat di kiri ketimbang di kanan. Ketika ditanya apakah sisa 15 atau 16 balapan akan cukup untuk bertarung dalam perebutan gelar, Marc tidak mau menjawab. Kini Marc mengoleksi 9 poin, 52 poin di belakang Fabio Quartararo setelah dua kemenangan berturut-turut.

Leave a Reply