Performa Sehatnya Stefan Bradl Setara Sakitnya Marc Marquez?

0

RiderTua.com – Marc Marquez berujar kondisi yang terberat adalah saat lap pertama, bahkan dia berusaha untuk tidak memaksakan diri menyalip pembalap di depannya jelang akhir balapan, cukup..  Untuk pertama kalinya dalam 518 hari, akhirnya Marc Marquez mampu melewati garis finis. Rider Repsol Honda itu tak bisa membendung luapan emosinya. Yup, 518 hari telah berlalu sejak finis terakhir dengan kemenangan di GP Valencia 2019. Setelah absen di dua balapan Qatar, Marquez mampu finis ke-7 pada balapan perdananya di Portugal. 9 bulan sejak cedera parah yang dialaminya. Pembalap berusia 28 tahun itu kalah 13,208 detik dari pemenang Fabio Quartararo dalam 25 lap. Ini artinya, Marc berhasil menyamakan ‘kedudukan’ atas apa yang ditorehkan rider penggantinya Stefan Bradl di Portimao tahun lalu. Di mana pembalap asal Jerman itu juga finis ke-7 tahun 2020 lalu di GP Portugal, sehatnya Bradl setara sakitnya Marc..?

Performa Sehatnya Stefan Bradl Setara Sakitnya Marc Marquez?

Marc berkata, “Tentu saja hari ini saya diliputi luapan emosi. Saya adalah orang yang suka memendam emosi. Tapi ketika saya kembali ke pit usai balapan dan melihat semua mekanik saya, saya tidak bisa mengendalikan emosi saya. Itu adalah waktu yang sangat lama ,di mana saya terus bermimpi untuk menyelesaikan balapan MotoGP.”

“Apa yang terjadi hari ini adalah langkah terbesar dalam pemulihan saya. Mimpiku adalah kembali menjadi pembalap MotoGP. Tentu, saya sangat lelah. Tapi tetap saja, ada luapan emosi ini. Saya di luar kendali. Itu adalah momen yang sangat menyenangkan.”

Apa yang tersulit bagi Marc untuk mengalahkan 20 pembalap lain? Sambil tertawa Marc menjawab, “Yang terberat adalah lap pertama. Karena aku tidak bisa menempatkan diriku. Sebelumnya, saya tidak tahu di mana tempat saya akan berada. Rasanya seperti di sekolah, saat saya bermain sepak bola melawan siswa yang lebih tua dan mengakali semua lawan saya.”

Marc Marquez melanjutkan, “Dalam beberapa lap pertama, rival-rivalku menyalipku dengan sangat mudah. Dalam fase ini, saya tidak bisa mempertahankan posisi saya. Saya tidak memiliki kecepatan, saya tidak memiliki kontrol motor yang sempurna. Itulah mengapa, begitu banyak lawan yang mampu menyalip saya. Tapi saya memaksakan diri untuk tenang. Saya tidak terlibat dalam duel yang sangat berbahaya. Tapi begitu saya menemukan ritme saya, saya memulai balapan dengan benar.”

Hasil race MotoGP Portugal 2020

Hasil race MotoGP Portugal 2020
Hasil race MotoGP Portugal 2020

“Saya meningkatkan kecepatan saya dan saya berhasil untuk tidak menetapkan putaran balapan tercepat di akhir balapan. Saya kemudian merasa lebih baik dan mencoba menyalip Aleix Espargaro. Tapi tiba-tiba tubuh saya berkata, ‘mulai awal sampai sini sudah cukup.’ Selama 4 atau 5 lap terakhir saya hanya duduk di atas motor dan berusaha melewati 25 lap. Karena yang terpenting adalah menjaga jarak balapan. Selisih hanya 13 detik dari Quartararo, itu sangat luar biasa,” katanya..

“Saya memulai dengan start yang baik. Ini adalah kali pertama bagi saya menggunakan ‘perangkat holeshot’ ini. Tetapi sebelum akhir lap pertama, saya menyadari bahwa saya tidak memiliki ritme untuk bertahan di sana. Langkahnya terlalu cepat, saya tidak merasa nyaman melakukannya. Kemudian semua orang menyalip saya, termasuk Joan Mir.”

Hasil race MotoGP Portugal 2021

Hasil race MotoGP Portugal 2021
Hasil race MotoGP Portugal 2021

“Setelah sekian lama absen, saya merasa sulit untuk selalu memilih titik pengereman yang tepat di belakang kerumunan grup terdepan. Saya tidak yakin seberapa jauh untuk mengikuti permainan. Saya disalip beberapa kali, saya tidak selalu mengambil jalur terbaik. Memang benar putarannya berlalu dengan lambat. Saya pernah berpikir, sekarang kita punya 10 sampai 12 lap lagi. Tapi ketika saya lihat itu masih 18. Lalu saya pikir saya harus menarik napas dalam-dalam, kalau tidak saya tidak akan sampai ke garis finish,” pungkas Marc.

Leave a Reply