Miller: Naik Pertama Gratis, Kedua Harus Bayar, Zarco Tak Mampu Membayarku

0

RiderTua.com – Pembalap Australia ini tak kehilangan selera humornya meskipun belum menjejak podium musim ini… Pasca menjalani tugasnya sebagai petugas penyelamat dan pembonceng, dan saat Jack Miller ditanya, apa yang dia inginkan sebagai ‘sopir taksi di MotoGP’?.. Sambil tersenyum, pembalap asal Australia itu menjawab, “Cukup sederhana, dia (Zarco) pasti tidak mampu membayarku.. Saya melihat motor Zarco. Lalu saya menyuruh mereka cepat, saya teriak ‘motor itu terbakar!’.Tetapi para marshal tidak akan membiarkannya pergi, meskipun tidak ada bahan bakar yang berceceran. Jadi saya bertanya apakah dia ingin ikut dengan saya. Yang pertama gratis, yang kedua kali harus bayar,” imbuhnya sambil terus tertawa..

Miller: Naik Pertama Gratis, Kedua Harus Bayar

Usai balapan kedua di Qatar, Jack Miller langsung naik ke meja operasi di Rumah Sakit Dexeus Barcelona-Spanyol. Operasi arm pump itu dilakukan oleh dokter bedah MotoGP dr. Javier Mir dan timnya. Dan hanya berselang 10 hari pasca operasi, pembalap pabrikan Ducati itu mampu menempati posisi ke-5 pada latihan bebas hari Jumat di GP Portugal. Sementara itu rekan setimnya, Pecco Bagnaia berhasil membukukan waktu tercepat di FP2. Miller kalah 0,470 detik darinya.

Kekhawatiran Miller, dia tidak bisa fit 100 persen di Portugal tidak menjadi kenyataan. Pembalap berusia 26 tahun itu pun menjelaskan kondisinya, dia berkata, “Saya merasa lebih baik, lengan terasa nyaman setelah operasi. Saya hanya bisa melatih lengan saya ketika saya mengendarai motor.”

“Kami akan tahu apakah operasi itu sukses saat balapan di Jerez. Disana ada tikungan kanan yang lebih cepat, di mana saya mengalami kesulitan di bagian itu. Saya senang saya dinyatakan sehat. Saya bisa tersenyum di setiap putaran. Satu hal yang pasti, saya ingin bersaing untuk merebut podium. Untuk itu kami harus sedikit meningkatkan kecepatan balapan.”

Ada kejadian unik di akhir FP2, yakni ketika Miller membonceng pemimpin klasemen Kejuaraan Dunia Johann Zarco. Dimana pembalap Pramac Ducati itu memarkir motornya yang mengepulkan asap di pinggir trek.

Miller juga mengomentari performa luar biasa yang mampu ditunjukkan bintang Repsol Honda Marc Marquez, yang mampu melaju ke posisi 6 saat comeback. Ternyata hal ini tidak mengejutkan Miller.

Dia berujar, “Kami tahu betapa berbakatnya dia. Kita hanya perlu melihatnya di sesi latihan. Dan kita bisa langsung melihat, apa yang dia lakukan dengan motor. Dia melakukan hal-hal yang membuat kita bertanya, bagaimana dia bisa melakukannya? Saya senang ketika saya melihatnya tertawa pada Jumat pagi. Saya tahu betapa berartinya olahraga balap motor ini baginya. Begitu pula dengan kita semua, kita juga sangat menyukainya. Dan jika kita absen selama 9 bulan, itu tidak mudah untuk cepat kembali.”

Leave a Reply