Akankah Duo Pabrikan Yamaha Baru Mampu Meraih Sukses Musim Ini?

0

RiderTua.com – Akankah duo pabrikan Yamaha baru mampu meraih sukses musim ini?… Setelah 8 tahun, Yamaha kini menghadirkan tim pabrikan tanpa Valentino Rossi. Di musim 2021 ini, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo mengejar gelar MotoGP pertama, setelah terakhir diraih Jorge Lorenzo pada tahun 2015.

Akankah Duo Pabrikan Yamaha Baru Mampu Meraih Sukses Musim Ini

Dengan pengecualian jeda 2 tahun di Ducati (2011 dan 2012), Valentino Rossi telah menjadi bagian dari tim pabrikan Yamaha sejak 2004. Juara dunia 9 kali dan pemenang GP 115 kali yang akan berusia 42 tahun pada 16 Februari itu, hanya menjadi bagian dari tim satelit Petronas untuk tahun 2021.

Untuk ini, Yamaha mempromosikan Fabio Quartararo yang masih berusia 21 tahun ke tim pabrikan. Di musim rookie-nya di kelas MotoGP, El Diablo tampil memukau pada 2019 (6 kali pole position dan 7 kali podium). Tetapi pada 2020, setelah meraih 2 kemenangan di awal musim, dia gagal memenuhi ekspektasi sebagai pembalap favorit merengkuh gelar.

Karena setelah balapan di Jerez, dia hanya naik podium sekali yakni pada kemenangannya di GP Catalunya. Fakta bahwa dia tiga kali nol kontribusi, pembalap muda asal Prancis itu anjlok ke posisi 8 di Kejuaraan Dunia. Meski demikian, sejak Januari 2020 dia dipastikan akan menjadi rekan setim baru Maverick Vinales mulai 2021.

Pembalap Spanyol yang kini berusia 26 tahun itu mengatakan, bahwa dia mengalami musim terburuk dalam kariernya. Dia hanya menorehkan satu kemenangan di GP Emilia Romagna-Misano, dan berakhir di tempat ke-6 di Kejuaraan Dunia. Selain itu jika dilihat dari hasil, tahun ke-4 Vinales sebagai pembalap pabrikan Yamaha juga merupakan yang terendah. Reputasi populer sebagai ‘juara dunia musim dingin’ masih melekat pada Vinales.

Akankah Duo Pabrikan Yamaha Baru Mampu Meraih Sukses Musim Ini- motogp
Akankah Duo Pabrikan Yamaha Baru Mampu Meraih Sukses Musim Ini?

Yamaha Gagal Jurdun Sejak 2015

Yamaha merekrut Vinales untuk menggantikan Jorge Lorenzo pada musim 2017. Saat itu, dia masih berusia 23 tahun dan tergolong generasi yang sangat muda. Dia telah memenangkan 20 balapan dan menjadi Juara Dunia Moto3 pada 2013. Dan gelar ‘Rookie of the Year’ untuk ketiga kelas Kejuaraan Dunia, dia lebih kuat dibanding Jack Miller dan Alex Rins pada usia yang sama.

Yamaha belum pernah Juara Dunia MotoGP sejak 2015. Honda bersama Marc Marquez mendominasi hingga 2019. Ketika juara dunia 8 kali itu absen karena cedera, Andrea Dovizioso (runner-up 2019) atau Maverick Vinales (peringkat ke-3 2019), tidak dapat memanfaatkan peluang mereka. Suzuki dan Joan Mir malah tampil konsisten dan berhasil meraih gelar.

Pada tahun 2015, Tim Movistar Yamaha memenangkan ketiga gelar dunia (pembalap, konstruktor dan kejuaraan tim). Tahun 2016, Yamaha gagal merengkuh gelar juara dunia tim karena Dani Pedrosa dan Marc Marquez tampil mengesankan untuk Honda.

Pada 2017 Honda merebut ketiga gelar MotoGP, dan berlanjut hingga tahun 2018 dan 2019. Musim 2020, Yamaha menambah beban sendiri dengan skandal klep. Pengurangan poin dan masalah mesin membuat gelar tim dan kejuaraan konstruktor melayang. Gelar masing-masing jatuh ke Suzuki Ecstar dan Ducati.

Leave a Reply