Ford-Mahindra Batal Kerja Sama Karena Ini

0
Penjualan Ford di Thailand

RiderTua.com – Setelah sempat dibicarakan sebelumnya kini Ford-Mahindra batal melakukan kerja sama. Padahal Ford sudah lama menantikan momen dimana mereka bisa menggandeng perusahaan otomotif asal India tersebut. Nyatanya Ford-Mahindra batal kerja sama karena kondisi pasar yang belum pulih sepenuhnya. Terlebih Ford harus mencari cara agar bisa menghemat pengeluaran dalam kondisi sekarang ini.

Ford-Mahindra Batal Kerja Sama Karena Kondisi Pasar

Mungkin kedengarannya cukup aneh kenapa produsen besar seperti Ford mau menggandeng merek seperti Mahindra. Karena tak seperti Ford, Mahindra memang belum dikenal banyak orang di luar India, termasuk Indonesia. Meski begitu, produk yang dihasilkannya cukup berkualitas, dari mobil niaga sampai SUV. Begitupun dengan Ford yang cukup terkenal di kampung halamannya dengan produk Ranger sampai Everest.

Keduanya sudah sepakat akan melakukan kerja sama diantara keduanya sebagai langkah dalam mengatasi dampak dari resesi selama beberapa bulan terakhir. Seharusnya mereka bisa merealisasikannya pada tahun ini, namun akhirnya batal terlaksana. Karena kondisi sekarang tak mendukung upaya aliansi antara Ford dengan Mahindra tersebut, maka keduanya harus mengakhiri rencananya.

Ford-Mahindra batal kerja sama

Sudah Lama Direncanakan

Rencana tersebut sudah diputuskan untuk tak diteruskan, terlebih setelah lewat tenggat waktu pelaksanaan kerja samanya pada akhir tahun 2020 lalu. Padahal rencana ini sudah disetujui oleh pihak eksekutif Ford, agar nantinya anggaran yang dikeluarkan tak begitu besar. Dengan begitu mereka bisa mengalokasikan sebagian dananya untuk pengembangan produk baru.

Baik Ford maupun Mahindra sudah berencana untuk mengembangkan ‘mobil kembar’ bersama-sama kalau rencana itu terwujud. Tapi belum jelas apakah rencana tersebut juga ikut dibatalkan setelah ini, yang jelas seharusnya itu menjadi ide bagus. Karena selama ini Ford menghabiskan dana untuk pengembangan teknologi otonom serta mobil baru lainnya.

Meski harus dibatalkan, setidaknya ada sisi positif yang didapat oleh Mahindra. Karena mereka bisa fokus pada pengembangan kendaraan listrik yang sudah menjadi targetnya sejak lama. Sementara Ford mungkin akan kesulitan karena tak dapat menggandeng Mahindra lagi, meski entah apakah rencana tersebut bisa diajukan ulang atau tidak.

Leave a Reply