RiderTua.com – Alasan Enea Bastianini gunakan nomor start 23… Rookie MotoGP Enea Bastianini (Ducati) harus mengubah atau ganti nomor start untuk debut kelas premiernya. Karena nomor 33 sudah diklaim oleh pembalap KTM Red Bull, Brad Binder. Hal yang sama juga di alami Jorge Martin yang harus ganti nomor 88 dengan 89 karena sudah dipakai Miguel Oliveira.. Hanya Luca Marini yang tetap memakai nomor 10 “Messi” ..
Alasan Enea Bastianini Gunakan Nomor Start 23
Bersama Enea Bastianini, Luca Marini dan Jorge Martin, 3 pembalap dari Kejuaraan Dunia Moto2 akan dipromosikan ke kelas teratas Kejuaraan Dunia balap Motor pada tahun 2021. Hanya saudara Valentino Rossi, Luca Marini yang akan keluar dengan nomor start 10 seperti sebelumnya. Dan nomor itu sudah ada di Ducati saat desain Sky VR46 baru diluncurkan.
Pembalap pendatang baru Pramac Ducati Jorge Martin, Juara Dunia Moto3 2018 itu harus beralih dari nomor 88 ke nomor 88+1= 89 karena nomor start itu sudah dimiliki oleh pemenang MotoGP 2020 dua kali, Miguel Oliveira. Karena aturannya adalah, siapa pun yang terlebih dulu ada di masing-masing kategori dapat memakai nomor startnya.

Usia 23 tahun
Rekan setim Marini di Esponsorama, Bastianiani juga memiliki kisah serupa. Pembalap Italia itu memiliki kisah indah yang sama dengan nomor 33. Karena dia mengendarai motor untuk pertama kalinya pada usia 3 tahun 3 bulan, ‘Bestia’ selalu bersaing dengan nomor start ini.
Di kelas MotoGP, No start 33 sebenarnya belum ada yang memiliki. Namun pada 2020, Brad Binder harus mengganti no startnya 41, yang sudah diklaim oleh Aleix Espargaro. Pembalap Afrika Selatan itu lalu memilih nomor 33 karena mengingatkan pada inisialnya BB (Brad Binder).
Bastianini merayakan ulang tahunnya hari Rabu lalu(30 Desember 2020). “Sekarang 23 tahun, seperti nomor yang saya miliki di motor saya tahun depan,” tulisnya di halaman Facebook-nya. Juara dunia Moto2 ini akan melakukan debut MotoGP pada usia 23 tahun, sesuai dengan nomor start 23.






