Petronas Melawan: Valentino Rossi Ingin Memboyong Timnya

Musim balap tahun ini akan dimulai hari Minggu ini 19 Juli dengan MotoGP Spanyol di trek Jerez …

Johan Stigefelt - Valentino Rossi

RiderTua.com – Untuk MotoGP 2021 kepindahan Valentino Rossi ke Yamaha Petronas tidak bisa dihindarkan, namun rumit untuk segera diresmikan. Tim Petronas jelas tidak ingin memberikan kebebasan Valentino untuk merubah sebagian besar orangnya. Razlan Razali masih tetap mempertahankan formasi kru di timnya, bahkan jika Yamaha yang akan membayar gajinya. Manajer tim Malaysia, Johan Stigefelt, mencoba menjelaskan rumitnya negosiasi ini dalam sebuah wawancara eksklusif dengan media GPOne … Dia mengatakan masalah paling rumit bagi Petronas adalah Valentino Rossi ingin memboyong timnya..

Petronas: Valentino Rossi Ingin Memboyong Timnya

Johan-Stigefelt-Direktur-tim-Petronas
Johan Stigefelt- manajer tim Petronas

Beberapa media Italia memberitakan kesepakatan telah selesai dan mengumumkan kontrak dua tahunan yang ditandatangani antara Valentino Rossi dan tim Petronas. Namun, penolakan dengan cepat datang dari Malaysia dan bos Razlan Razali.

Johan Stigefelt yang tentunya terlibat di dalamnya mengatakan perincian sebagai berikut: “Tidak akan ada pengumuman sebelum dimulainya kejuaraan (Jerez). Bukan karena kami tidak ingin melakukannya, tetapi hanya karena memang ada banyak poin dalam kontrak yang kami diskusikan dan sangat sulit untuk melanjutkan negosiasi ketika kita tidak bersama-sama berada di ruangan yang sama”.

“Masing-masing dari kami duduk di depan monitor di kantor kami (virtual), beberapa di Malaysia, beberapa di Italia, beberapa di Belanda. Kami tentu mengerti bahwa ini bukan kondisi normal (karena krisis kesehatan global) untuk membahas kontrak penting seperti itu. Terutama dengan pembalap seperti Valentino. Bagi kami, Valentino tidak diragukan lagi bintang besar dan bahkan jika bernegosiasi dengan dia dan rekan-rekannya adalah semacam kehormatan bagi kami. Karena itu masih akan memakan waktu.”

10 Teknisi Yamaha Valentino Rossi Terancam Tak Bisa Masuk Eropa

Masalah kru Tim

Stigefelt mengatakan pada media GPOne bahwa batu sandungan itu berasal dari kru tim: “Ini adalah salah satu poin yang sangat penting. Valentino sangat menghormati tim kami dan untuk pekerjaan yang telah kami lakukan, bahkan sejauh ini dia hanya bisa mengamati kita dari luar. Valentino sangat menghargai dan sangat percaya pada pekerjaan kita. Pekerjaan penting adalah Wilco Zeelenberg, yang memastikan bahwa seluruh tim bekerja dalam harmoni yang sempurna. Dari sudut pandang ini, Saya pikir kami sangat bagus dan saya pikir Valentino sangat menghargai ini dari tim kami”.

Salah satu poin pertama dari diskusi dengan Valentino adalah bahwa Petronas tidak ingin mengubah seluruh tim untuk mencapai kesepakatan dengan Rossi. Karena menurut mereka percaya banyak pada konfigurasi Petronas saat ini. Dan mereka yakin juga dapat melakukan pekerjaan dengan baik dengan Rossi. “Mungkin kita tidak sempurna dalam segala hal dan untuk setiap orang, jadi saya pikir kita harus menemukan semacam kompromi antara kebutuhan yang berbeda dan itulah subjek yang paling banyak kita bicarakan. “

Durasi Kontrak Rossi Masih rahasia

Stigefelt, pada akhir wawancara menyimpulkan, belum ada keputusan tentang kontrak dua tahun yang akan diumumkan: “Ini adalah informasi yang kami pilih untuk tetap dirahasiakan. Ini adalah bagian dari diskusi yang kami kejar. Maaf saya tidak bisa bicara tentang itu, tapi saya pikir orang akan mengerti ketika kita membuat pengumuman. “

Musim balap tahun ini akan dimulai hari Minggu ini 19 Juli dengan MotoGP Spanyol di trek Jerez … Mungkin kesepakatan dela 2 tahun kemarin adalah anatara Rossi dan Yamaha… Dan sepertinya Petronas ‘melawan’ dan tidak begitu saja mau diatur oleh Yamaha.. Setelah pembalapnya Quartararo ‘diambil paksa’ juga… Memang tidak akan mudah ‘tukar guling’ antara kru tim Petronas Quartararo dan Valentino Rossi. (artinya semua kru Quartararo ngikut ke tim resmi dan sebaliknya)..

Be the first to comment

Leave a Reply